Menularkan Spirit Hidup Hijau Versi penuh
Flora dan fauna

Luar Biasa, Kura-Kura di AS Diselamatkan oleh Penjepit Bra

Klikhijau.com – Kelompok penyelamat hewan itu bernama Carolina Waterfowl Rescue. Kelompok ini berasal dari Nort Carolina, Amerika Serikat. Sebelumnya, Carolina Waterfowl Rescue adalah kelompok yang...

Oleh Irhyl R Makkatutu 01 Jul 2019 09:08 2 menit baca
Klikhijau.com – Kelompok penyelamat hewan itu bernama Carolina Waterfowl Rescue. Kelompok ini berasal dari Nort Carolina, Amerika Serikat. Sebelumnya, Carolina Waterfowl Rescue adalah kelompok yang tak begitu populer. Tapi, pada suatu waktu kelompok ini membuat heboh duna sosial. Bukan karena menyelamatkan hewan yang tela menjadi rutinitas kelompok ini, bukan. Kelompok penyelamat hewan ini meminta netizen untuk mengirimkan bra yang tidak pas, sudah lama, atau bekas. Tujuannya bukan untu dijual menjadi pakian bekas, tapi untuk menyelamatkan kura-kura. [irp posts="4769" name="Diselamatkan dari Kepunahan, Otak Anak Burung Beo Kakapo Dioperasi"] Iya, mereka percaya bahwa bebuah bra bisa menjadi penyelamat kura-kura.  Tapi tunggu dulu, sebenarnya, bukan bra itu yang diinginkan kelompok penyelamat hewan ini. Melainkan penjepitnya. Mereka memanfaatkan penjepit kutang atau bra untuk merekatkan kulit kura-kura yang retak. Ini merupakan metode perawatan ibarat patah tulang. Jadi, jika ada cangkang kura-kura yang retak bakal disatukan menggunakan kawat yang disambung ke penjepit bra agar tetap rekat.
Ide tak terduga
Jennifer Gordon, Direktur Carolina Waterfowl Rescue mengatakan, ide penggunaan bra tersebut datang begitu saja. Kelompok yang dipimpin Gordon, telah menyelamatkan hampir semua jenis hewan, mulai dari babi hingga burung hantu. Namun, belakangan kura-kura merupakan pasien yang paling sering dirawat. Kelompok itu bisa merawat 3 hingga 40 kura-kura dalam seminggu. [irp posts="5470" name="Dua Jenis Burung Ini Menghilang, Kemungkinan Telah Punah"] Tingkat cedera kura-kura akan meningkat saat musim semi, ketika mereka terdorong perairan ke garis pantai tempat mereka bertelur. Kemunculan musiman ini membuat mereka lebih rentan terhadap pemangsa paling umum yakni mobil. Kura-kura biasanya tertabrak saat menyeberang jalan, atau tertabrak mesin pemotong rumput, dan juga digigit anjing. Saat hujan, kura-kura juga kerap terhempas dan meningkatkan risiko cedera. Para sukarelawan biasanya merawat kura-kura dengan ukuran sekitar 35 cm. Kura-kura dapat menghabiskan waktu tiga hingga delapan pekan di pusat rehabilitasi sampai cangkang mereka sembuh. Setelah sembuh kura-kura  akan dilepaskan kembali ke alam. Tentu saja dengan penjepit bra yang sudah dilepaskan. Ide penggunaan penjepit bra bagi orang atau kelompok pencinta dan penyelamat kura-kura bisa diterapkan. Atau apakah kamu punya kura-kura yang sedang retak cangkangnya, cobalah jepit dengan penjepit bra. [irp posts="4739" name="Ekidna, Si Moncong Panjang Khas Papua yang Tak Populis dan Terancam Punah"]
Topik terkait
#kura-kura #penjepit bra #penyelamat hewan #jangan buang bra #rekatkan cangkang