Lempuyang Gajah, Rimpang Mujarab untuk Antioksidan hingga Sehatkan Saluran Cerna
Klikhijau.com - Lempuyang gajah merupakan tanaman obat yang banyak dimanfaatkan dalam industri obat tradisional dan herbal. Tumbuhan yang disinyalir berasal dari Sri Lanka ini mulai menyebar ke Ind...
Klikhijau.com - Lempuyang gajah merupakan tanaman obat yang banyak dimanfaatkan dalam industri obat tradisional dan herbal.
Tumbuhan yang disinyalir berasal dari Sri Lanka ini mulai menyebar ke India, Malaysia, Filipina, Indonesia dan daerah lain di Asia Tenggara.
Habitat asli tumbuhan ini adalah hutan jati, tetapi sekarang sudah banyak yang mengembangkannya di pekarangan sebagai tanaman obat keluarga, toga di taman perkotaan.
Klasifikasi Lempuyang Gajah
Lempuyang gajah mempunyai klasifikasi sebagai berikut: Divisi : Magnoliophyta Kelas : Liliopsida Anak kelas : Zingiberidae Bangsa : Zingiberales Suku : Zingiberaceae Marga : Zingiber Jenis : Zingiber zerumbet L. (Cronquist, 1981) Sinonim : Amomum zerumbet L. (Anonim, 2009) Lempuyang Gajah (Zingiber zerumbet L.) juga dikenal sebagai Lempuyang kebo atau lempuyang kapur (Jawa) dan lampojang paek (Madura). [irp]Morfologi Lempuyang gajah
Lempuyang gajah berbau aromatik dengan rasa pedas mirip mentol dan agak pahit. Rimpang berbentuk agak pipih atau agak bulat telur terbalik, bagian ujung bercabang-cabang pendek, pada tiap cabang terdapat parut melekuk ke dalam dengan potongan sepanjang 7-18 cm dan tebal 2,5-5 cm. Bagian luarnya berwarna coklat kekuningan sampai kuning pucat dan beraluralur memanjang serta memberikan bekas patahan tidak rata dan berserat (Dep Kes RI, 1978).Kandungan dan Manfaatnya
Rimpang ini mengandung minyak menguap seperti zerumbone, humulene, camphene (Faizah et al., 2002) dan α-caryophyllene (Purwanti dkk., 2003). Selain itu, mengandung saponin, flavonoida dan polifenol (Syamsuhidayat dan Hutapea, 2000). Uji fitokimia dari ekstrak etanol rimpang tersebut positif adanya komponen fenolik, tanin, asam amino, karbohidrat, dan alkaloid (Somchit et al., 2005). Hasil isolasi dari tanaman ini diperoleh adanya dua senyawa se-isomer yaitu 6-methoxy-2E, 9E-humuladien-8-one dan stigmast-4-en-3-one (Jang & Seo, 2005). Zerumbon, α-kariofilen, 1,5,5,8-tetrametil-12-oksabisiklo [9.1.0] dodeka3,7-dien (Murakami et al., 1999; Abdul et al., 2008; Bhuiyan et al., 2009). [irp] Rimpang dimanfaatkan dalam ramuan sebagai obat pelangsing, penambah nafsu makan (stomakik), penghangat badan, obat pusing, obat disentri, dan membantu mengeluarkan gas (karminatif) pada perut kembung (Mursito, 2001). Penelitian terhadap ekstrak etanol dari rimpang memiliki aktivitas analgesik dan antipiretik yang mampu menghambat inflamasi akibat induksi prostaglandin (Somchit et al., 2005). Zerumbone dan α-caryophyllene terdapat dalam rimpang dan daun serta kedua senyawa ini pada konsentrasi tinggi menunjukkan aktivitas antiinflamasi, antiulkus, antioksidan dan antimikroba (Jaganath dan Ng, 2000; Somchit et al., 2005; Mascolo et al, 1989; Agrawal et al., 2000; Bhuiyan et al., 2009). Senyawa utama zerumbon yang diisolasi dari lempuyang gajah menunjukkan potensi sebagai anti kanker leher rahim, dibuktikan dengan uji sitotoksisitas pada sel HeLa dengan metode MTT assay IC50 sebesar 11,3 μM (2,5 μg∕ml) (Abdul et al., 2008). Zerumbon juga terbukti bersifat toksik pada sel HT-29, CaCo-2, dan MCF-7 (Murakami et al., 1999; Kirana et al., 2003). Uji fitokimia ekstrak etanol lempuyang pun memperlihatkan adanya aktivitas biokimia, seperti komponen fenolik, tanin, asam amino, karbohidrat, dan alkaloid. Dilansir dari berbagai sumber, berdasarkan kandungan tersebut, manfaat lempuyang bagi kesehatan adalah sebagai berikut: [irp]-
Redakan sakit kepala
-
Antialergi
-
Redakan demam
-
Menyehatkan saluran cerna
-
Mengatasi Infeksi
-
Menurunkan Kadar Gula Darah
-
Mengatasi Masuk Angin
-
Mengatasi Penuaan Dini