Lebih Dekat dengan Monyet Surili, Maskot PON Jabar 2016
Klikhijau.com - Lewat Instagram resminya Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) @lipiindonesia mengabarkan jika ada tiga ekor monyet surili atau lutung surili (Presbytis comata) ditemukan berkeliar...
Klikhijau.com - Lewat Instagram resminya Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) @lipiindonesia mengabarkan jika ada tiga ekor monyet surili atau lutung surili (Presbytis comata) ditemukan berkeliaran di Cianjur, Jawa Barat.
Ketiganya berkeliraan di Desa Sukaraharja Kecamatan Cibeber Kabupaten Cianjur. Pada tahun 2016 lalu, Surili pernah menjadi maskot Pekan Olahraga Nasional (PON) Jawa Barat (Jabar)
Peneliti mamalia dari Pusat Penelitian Biologi LIPI, Ibnu Maryanto, berpendapat monyet surili yang berkeliaran di perumahan tersebut merupakan peliharaan yang dilepaskan oleh pemiliknya.
Kendati tidak berbahaya, tiga monyet surili yang berkeliaran tidak pada habitat aslinya ini meresahkan warga karena dianggap mengganggu tumbuhan budidaya milik warga.
[irp]
Ibnu menjelaskan, habitat asli monyet ini adalah hutan primer, hutan sekunder, dan hutan bakau, mulai dari pinggir pantai hingga pada ketinggian 250 m – diatas 2.500 m dpl.
Monyet surili hidup di bagian selatan semenanjung Malaya, di Sumatra, Borneo, Jawa, dan pulau kecil di sekitarnya.
Umumnya warna tubuh Surili dewasa mulai dari kepala sampai bagian punggung hitam atau coklat dan keabuan, sedangkan warna rambut jambul dan kepala berwarna hitam. Rambut yang tumbuh di bawah dagu, dada dan perut, bagian dalam lengan kaki dan ekor, berwarna putih.
Warna kulit muka dan telinga hitam pekat agak kemerahan. Anak yang baru lahir berwarna putih dan memiliki garis hitam mulai dari kepala hingga bagian ekor. Sementara itu rambut di kepala memiliki jambul berujung runcing, alis meremah kaku mengarah ke depan.