Lebih Dekat dengan Cut Lani, Penemu Parfum Kemenyan

Klikhijau.com - Seberapa percaya diri Anda tanpa parfum? Untuk aktivitas tertentu yang bersentuhan banyak orang, parfum adalah kebutuhan utama. Tetapi, sekian lama produksi parfum dunia tidak pernah l...

Lebih Dekat dengan Cut Lani, Penemu Parfum Kemenyan
Bacakan Artikel

Prospek menjanjikan

Hasil kombinasi dengan berbagai minyak atsiri khas hutan tropis, terciptalah parfum yang unik, khas, dan eksotik yang berbeda dibandingkan yang banyak dijumpai. "Aroma wangi kemenyan pada parfum menjadi lebih lembut berbeda jika dibakar," ucapnya.

Minyak atsiri parfum juga bisa menyegarkan bahkan beberapa senyawa pada minyak kemenyan berkhasiat menenangkan pikiran antidepressant, sebuah fungsi yang tidak dimiliki parfum lain. Karena non alkohol, parfum bertahan lebih lama dengan gradasi aroma berdasarkan lepasnya molekul minyak atsiri penyusunnya.

Walhasil, hasil riset dan inovasi Cut Lani, kini menciptakan parfum eksotik yang bernilai tinggi. Parfum kemenyan tersebut merupakan satu-satunya parfum dan pertama di Indonesia yang menggunakan kemenyan sebagai basenotenya.

Aroma wanginya tidak kalah dibandingkan parfum impor mahal, tanpa alkohol dan tahan lebih lama sehingga mampu membangkitkan kebanggaan terhadap produk nasional berkualitas

Pengembangan produk ini punya masa depan yang cerah karena bahan bakunya yang cukup besar. Jika mengacu pada data BPS Sumut 2016-2018, terdapat sekitar 5000 ton resin mentah per tahun yang dihasilkan dari hutan-hutan di Tapanuli utara dan sekitarnya.

"Sayangnya sebagian besar dikirimkan dari sentra-sentra kemenyan ini dalam bentuk bongkahan ke luar Sumatera bahkan ekspor," ucapnya.

Lalu, bagaimana ke depannya? Potensi pasar parfum kemenyan dapat mensubsitusi impor parfum atau bahan baku parfum yang mencapai 400 juta dolar per tahun. Bahkan jika mengacu pada impor minyak atsiri Indonesia terdapat defisit hingga 1 M dollar per tahun.

Cut Rizlani berencana mendorong pengembangan industri kecil pengolahan bahan baku kemenyan menjadi minyak atsiri di danau Toba serta industri parfum nasional yang berkualitas. Sebuah impian besar yang menggembirakan bukan?

Semua berkat kegigihan dan integritas Cut Lani dalam melakukan riset dan inovasi memanfaatkan kekayaan alam nusantara. Kini, ia menjadi sosok inspiratif pada berbagai liputan media nasional, televisi maupun media online, juga kerap diundang pada berbagai seminar dan kegiatan diseminasi lainnya.

Penasaran memakai parfum berbahan kemenyan? Anda boleh mengenal lebih dekat dan mengetahui lebih jauh Cut Lani, bisa langsung follow akun medsos nya:
Facebook: Cut Rizlani Kholibrina Thaifur, Instagram: cut_lanny_kholibri.

Biodata singkat

Nama:

Cut Rizlani Kholibrina
TTL:

Tapaktuan 30 agustus 1979
Pekerjaan:

Peneliti pada Balai Penelitian Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aek Nauli KLHK
Pendidikan:


  • S1 Manajemen Hutan Fakultas Kehutanan IPB 2002

  • S2 kehutanan IPB 2005


Penghargaan:


  1. 20 produk inovasi unggulan iptek nasional dan mendapatkan award pada Indonesia Innovation Day Germany 2019.

  2. Produk unggulan iptek pada peringatan Hakteknas 2019 di Bali.


Organisasi:


  1. Persatuan Kehutanan Indonesia

  2. Himpunan Peneliti Indonesia


Penghargaan lainnya: sosok pada harian kompas 11 mei 2019

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2