Konvensi Minamata dan Penghapusan Tambalan Gigi yang Mengandung Merkuri

Klikhijau.com - Sebagai bagian pertama dari Konferensi keempat Para Pihak pada Konvensi Minamata tentang Merkuri (COP4) yang diadakan secara virtual pada 1-5 November, Aliansi Dunia untuk Kedokteran G...

Konvensi Minamata dan Penghapusan Tambalan Gigi yang Mengandung Merkuri
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Sebagai bagian pertama dari Konferensi keempat Para Pihak pada Konvensi Minamata tentang Merkuri (COP4) yang diadakan secara virtual pada 1-5 November, Aliansi Dunia untuk Kedokteran Gigi Bebas Merkuri menyambut baik momentum yang berkembang ke fase menghindari penggunaan amalgam gigi.

Konvensi Minamata mewajibkan Para Pihak untuk secara bertahap mengurangi penggunaan amalgam gigi, bahan pengisi yang mengandung 50% merkuri. Langkah selanjutnya adalah mempersiapkan penghapusan global, dan ada gerakan untuk menghapus produk beracun dan polusi ini secara bertahap pada sesi tatap muka kedua COP4 di Bali pada 21-25 Maret 2022.

Banyak negara telah menghapus penggunaan amalgam, setidaknya untuk anak-anak dan populasi rentan lainnya.

Sekarang di COP4, wilayah Afrika mengusulkan amandemen Konvensi Minamata yang secara umum akan menghapus penggunaan amalgam dalam empat langkah, sementara Uni Eropa mengusulkan amandemen untuk mengakhiri penggunaan amalgam pada anak-anak, wanita hamil dan ibu menyusui (menyelaraskan dengan peraturan UE saat ini).

Dalam persiapan pembahasan amalgam gigi pada bagian kedua COP4, baik Sekretariat Konvensi Minamata maupun WHO telah menerbitkan dokumen tentang masalah tersebut.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: