Kilau Kupu-Kupu Berlian Koh-i-Noor dari Sulawesi
Klikhijau.com - Kupu-kupu Amanthuxidia plateni cukup langka di habitatnya. Tak mudah menjumpainya. Saya sendiri baru dua kali berhasil memotretnya dengan baik. Padahal saya sudah mengamati kupu-kupu l...
Klikhijau.com - Kupu-kupu Amanthuxidia plateni cukup langka di habitatnya. Tak mudah menjumpainya. Saya sendiri baru dua kali berhasil memotretnya dengan baik. Padahal saya sudah mengamati kupu-kupu lebih dari sepuluh tahun.
Plateni memiliki sayap bawah yang berwarna coklat tanah dengan hiasan pola yang rumit. Tak hanya itu, seperti spesies di genusnya, memiliki bulatan yang menyerupai mata. Mata ini seolah menjadi senjata baginya agar predator takut mendekatinya.
Ia memiliki kebiasaan beraktivitas di bawah tegakan. Menyukai daerah yang teduh. Karena itu dengan warna yang lebih gelap membuatkan nampak tersamarkan dengan lingkungan sekitar. Berkamuflase alami di habitat hutan hujan tropis yang kejam.
Berbeda saat melihatnya terbang, kilau warna kebiruan terpancar dari sayap atasnya. Membuat siapa pun yang menyaksikannya akan tersihir olehnya.
[irp]
“Ini adalah spesies yang benar-benar ingin saya lihat tetapi tidak terpikir saya benar-benar akan bertemu,” update status bergambar Yi Kai Tea, seorang penggemar kupu-kupu asal Singapura. Akhir Maret 2025 lalu ia mengunjungi Sulawesi Tengah bersama beberapa kawannya dan bersua dengan spesies ini.
Kai kemudian mengunggahnya dan mengutarakan kekagumannya saat bertemu Amanthuxia plateni melalui grup Butterflying Around the Word di Facebook.
Ia bercerita bahwa perjumpa dengan seekor jantan di tepian hutan pada pinggiran sungai. Bertemu di awal pagi. Seorang pemandunya kemudian menimpali pada kolom komentar bahwa saat perjumpaan ia melihat seekor Amanthusia, namun belum yakin. Kupu-kupu itu terbang dengan lincah.
“Saya terhenti ketika melihat seekor kupu-kupu coklat yang terbang gesit. Saya kemudian mengikutinya ke mana pun terbang untuk memastikan spesiesnya. Melihat sayap birunya saat terbang, meyakinkan saya bahwa dia adalah Amanthuxidia plateni,” tulis Muslim Aulia Furqan, pemerhati kupu-kupu Palu.
[irp]
Karena itu, Kai merasa bersyukur bisa bertemu dengan spesies ini. Menurutnya, ia sudah beberapa kali mendatangi Sulawesi untuk memotret kupu-kupu dan baru kali ini bertemu dengan Amanthuxidia.
“Rasanya sangat menyenangkan,” tambahnya.