Ketika Dua Menteri Perempuan Menolak Disuguhi Air Mineral Botol Plastik
Klikhijau.com - Panitia yang membawa air mineral dalam kemasan botol plastik tercengang. Dua pembicara yang akan disuguhi menolaknya. Mereka berbalik arah secepat bisanya. Mereka, panitia Gerakan N...
Klikhijau.com - Panitia yang membawa air mineral dalam kemasan botol plastik tercengang. Dua pembicara yang akan disuguhi menolaknya.
Mereka berbalik arah secepat bisanya. Mereka, panitia Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital Satu Indonesia di Istora Senayan, Jakarta menggantinya dengan gelas kaca.
Dua orang yang menolak disuguhi air mineral berbahan plastik itu adalah perempuan. Keduanya, selain menduduki jabatan penting di negara ini, juga punya kepedulian terhadap lingkungan.
[irp posts="7652" name="Selain Tenggelamkan Kapal, Ini 4 Aksi Menteri Susi untuk Lingkungan"]
Kisah keduanya mengingatkan saya kepada saudara laki-laki Ibu. Dia selalu menolak makan dan minum diwadah yang terbuat dari plastik. Bukan hanya plastik sekali pakai, tapi semua jenis plastik.
Ketika dia mengalami kebutaan, saya sering "mengerjai" dengan menyuguhkan makanan atau minuman di wadah plastik. Usaha itu selalu saja gagal. Dia akan memeriksanya melalui cincin besi di jarinya.
Kedua perempuan itu adalah srikandi Kabinet Kerja, yakni Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.
Penolakan air mineral botol plastik tersebut merupakan bukti lain kekompakan keduanya. Iya, keduanya memang dikenal kompak, baik di dalam maupun di luar istana.
Penolakan itu bermula saat Sri Mulyani sedang sedang berbicara soal anggaran negara. Namun, begitu disuguhi botol plastik berisi air, dia berujar "Ini botol plastik aku kurang suka."
[irp posts="2583" name="2030 Taiwan Bebas dari Sampah Plastik, Indonesia Kapan Ya?"]
Penolakan itu disambut gemuruh anak-anak muda yang memenuhi Istora Senayan, Jakarta, Minggu 18 Agustus 2019 kemarin.