- Ibu, Halaman Rumah, dan Daun Singkong - 20/03/2023
- Lelaki Pemancing Sampah - 12/03/2023
- Daeng Ina, Kue Ongol-ongol, dan Sejarahnya - 10/03/2023
Klikhijau.com – Bagi Ayah, minum kopi di pagi hari adalah ritus yang wajib. Saya pikir bukan hanya ayah saya yang melakukannya. Tapi, hampir sebgaian besar penikmat kopi akan menjadikan pagi hari adalah waktu yang tepat menyeruputnya.
Bahkan, ayah lebih memilih minum kopi daripada sarapan sebelum ke kebun. Katanya kopi lebih tahan lama, tak membuatnya mudah lapar daripada sarapan serupa nasi.
Memang banyak orang yang mengonsumsi kopi di pagi hari, tapi barangkali tak banyak yang tahu, sejarah kenapa kopi diminum di pagi hari?
Mengenai sejarah kopi diminum dipagi hari, sepertinya kita harus berterima kasih kepada Milla Kurniaputri yang telah menuliskannya di detik.com
Milla menulis begini, minum kopi di pagi hari memang lebih baik dibandingkan dengan minum alkohol. Kopi bahkan berperan penting dalam kebiasaan minum pagi masyarakat Eropa. Dikutip dari The Kitchn, Rabu, 26 Juni 2019, kopi ternyata mengurangi kebiasaan mabuk masyarakat di sana yang kerap menenggak minuman alkohol, bahkan di pagi hari.
Sejarah kopi di pagi hari
Orang Romawi, mereka makan roti yang direndam wine dan tentara Inggris pada tahun 1890-an dikabarkan memulai hari dengan minum rum dan teh. Sementara anak-anak di AS terbiasa minum sari buah dan di Jerman minuman pagi mereka adalah bir.
Kopi muncul pada akhir 1700-an di Eropa. Kemudian pada awal 1800-an, masyarakat beralih minum kopi dan kebiasaan ini seperti mengubah Eropa. Seperti tulisan Mark Pendergast dalam Uncommon Grounds: The History of Coffee dan How it Transformed the World, “Minuman aristokrasi telah menjadi sesuatu yang diperlukan oleh masyarakat.”
Kopi juga berperan membuat Revolusi Industri terus berjalan. Selama masa tersebut, buruh tekstil harus melewati jam kerja yang panjang dengan upah rendah. Mereka juga kehilangan waktu untuk memasak di rumah.
“Karena kopi menstimulasi dan hangat, kopi menyediakan ilusi nutrisi bagi mereka,” tulis Pendergast.
Bahkan ketika kopi datang ke Amerika Serikat, minuman ini sangat diterima sehingga menjadi minuman patriotik pilihan setelah bencana Boston Tea Party.
Lalu mengapa nenek moyang kita lebih memilih minuman baru ini untuk sarapan? Alasan utamanya adalah kopi tidak memabukkan. Meskipun kopi membuat Anda terasa terjaga, menurut mereka, rasa terjaga itu tidak masalah jika hadir di pagi hari.
Sejak itu, kopi menjadi sangat umum untuk sarapan sehingga Mark Twain menulis di A Tramp Abroad, yang terbit tahun 1880: “Rata-rata menu sarapan paling sederhana dan umum ala masyarakat Amerika adalah kopi dan beefsteak.”
Kopi sebenarnya bukan hanya sekadar minuman pagi. Kopi bisa dinikmati saat makan siang atau ketika sore hari di kantor. Kopi bahkan disebut-sebut memicu ide para intelektual selama masa Revolusi Prancis. Kopi bahkan kerap disajikan di malam hari di Eropa usai jamuan makan.
Karakter kopi yang khas, yaitu hangat dan berkafein membuat kopi banyak dipilih sebagai minuman di pagi hari. ‘Tendangan’ energi serta fokus yang didapat usai minum kopi membuat banyak orang tidak bisa melewatkan sarapan tanpa kopi. Ayah saya salah satunya.