Kenalkan 10 Hewan yang Bisa Ditemukan di Hutan Mangrove

Klikhijau.com – Hutan mangrove memiliki pesona tersendiri untuk dikunjungi. Kerimbunan dan dedaunan yang hijau segar memanjakan mata. Akar-akarnya yang saling menjahit satu sama lain juga menarik d...

Kenalkan 10 Hewan yang Bisa Ditemukan di Hutan Mangrove
Bacakan Artikel



  • Kucing kakau



Kucing adalah hewan peliharaan yang paling dekat dengan manusia. Namun, kucing bakau yang satu ini tak demikian adanya. Ia merupakan kucing liar yang hidup di hutan mangrove Asia Selatan dan Asia Tenggara.

Diketahui kucing bakau ini hidup di sepanjang sungai dan rawa-rawa domestik. Ukuran kucing ini dua kali lipat dari kucing domestik ditambah dengan wajahnya yang memanjang dengan hidung yang datar.



  • Kepiting bakau



Kepiting bakau memiliki banyak peranan di hutan mangrove, salah satunya adalah kepiting bakau dapat membantu proses perputaran energi dan lubang-lubang yang dibuat oleh kepiting ini dapat membantu proses pertukaran udara.

Ia merupakan spesies kepiting yang dapat ditemukan di berbagai pantai pesisir Afrika, Asia, Australia, dan Indonesia.



  • Ikan gelodok mudskipper



Ikan gelodok mudskipper cukup unik, sebab dapat hidup di dua alam, yaitu air dan lumpur mangrove. Ia memiliki ciri-ciri mata yang menonjol keluar dengan fungsi untuk melihat mangsa dari jarak jauh dengan maksimal.


  • Burung ibis putih



Burung ibis putih memiliki bulu yang didominasi dengan warna putih dan kepala hitam, paruh panjang serta berkaki hitam.

Diketahui hutan mangrove ini menjadi habitat atau tempat tinggal bagi burung ibis putih ini.Burung ibis putih merupakan burung yang tersebar luas di sebagian besar Australia.



  • Kelomang



Umang-umang adalah nama lain dari kelomang. Selain itu nama lain yang ssering disandangnya adalah ketam pertapa atau kepiting pertapa.

Kalomang dalam bahasa Inggris disebut hermit crab. Hewan ini konon memiliki perilaku yang gemar mengembara dan menyukai kesendirian. Ia biasanya hiidup menyendiri dalam cangkangnya.



  • Kadal



Kadal ini memiliki nama ilmiah Emoia atrocostata. Ia  memang hidup di pesisir pantai dan ekosistem mangrove.

Ciri khas dari kadal ini yakni kulitnya tampak halus mengkilap, bentuk tubuh langsing, ekornya pendek, mulutnya moncong, dan badan memipih. Kadal laut mencari makan pada siang hari ketika air laut surut dengan memangsa ikan kecil, kepiting kecil, dan kadal lainnya yang berukuran kecil. Kadal laut kerap bersembunyi di rongga-rongga kayu ketika laut pasang.

Rongga-rongga pohon bakau juga dijadikan tempat untuk meletakan telur-telurnya. Keunikan lain dari kadal ini adalah mampu melepaskan ekor ketika dimangsa oleh predator dan akan menumbuhkan ekor baru.



  •  Buaya



Saltwater crocodile adalah nama ilmiah dari buaya ini. Ia biasa  juga  disebut sebagai buaya air asin atau buaya laut. Ia memiliki ekor Panjang yang kuat. Ekor panjangnya itu digunakan digunakan untuk berenang.

Ekor panjangnya tersebut juga merupakan senjata untuk menyerang mangsa dan mempertahankan diri. Buaya ini memiliki warna yang unik,  coklat kotor hingga hitam. Batok kepalanya lonkong dan moncongnya. Bentunya variatif tergantung umur dan ukuran tubuhnya. Buaya ini juga menyukai hutan mangrove.

Nah, sahabat hijau, itulah beberapa hewan yang bisa ditemukan di hutan mangrove, jadi tetap hati-hati dan jangan mengusiknya.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2