Jangan Remehkan Cuaca Panas, Ini Cara Lindungi Tubuh dari Sakit

oleh -156 kali dilihat
Jangan Remehkan Cuaca Panas, Ini Cara Lindungi Tubuh dari Sakit
Ilustrasi cuaca panas/Foto-pixabay

Klikhijau.com – Cuaca panas akhir-akhir ini ramai diberitakan berbagai media sejak 19 Oktober 2019. Beberapa hari terakhir dikabarkan bahwa sejumlah wilayah di Indonesia mengalami suhu udara yang sangat panas di siang hari.

BMKG sendiri telah mengonfirmasi adanya fenomena suhu udara maksimum yang menembus angka 39 derajat Celcius. Kondisi ini menyebabkan udara gerah, panas menyengat dan sangat tidak nyaman.

Cuaca yang terasa panas seperti saat ini tentu tidak boleh dianggap remeh. Kondisi tersebut bisa saja berdampak buruk bagi kesehatan.

Marieska Harya Virdhani dilaman Jawapos (23 Oktober 2019) menuliskan tips agar tetap sehat saat suhu panas dari BMKG.

KLIK INI:  Studi: Cuaca Ekstrem Memicu Peningkatan Pernikahan Anak

Simak tips dari Kepala Bidang Diseminasi Informasi Iklim dan Kualitas Udara BMKG, Hary Tirto Djatmiko, berikut ini!

# Perbanyak minum air putih

Beraktifitas di luar ruangan saat suhu panas menyebabkan bibir pecah-pecah, tenggorokan kering dan dehidrasi. BMKG mengimbau masyarakat yang terdampak suhu udara panas untuk minum air putih yang cukup untuk menghindari dehidrasi.

# Konsumsi makanan bergizi seimbang

Mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang menjaga tubuh tetap sehat termasuk saat cuaca panas. Konsumsi juga makanan tambahan atau asupan vitamin untuk menjaga kebugaran tubuh.

# Kenakan pakaian berbahan katun

Sebaiknya pilih bahan busana katun agar keringat mudah terserap. Kenakan pakaian yang bisa melindungi kulit dari sinar matahari jika beraktivitas di luar ruangan.

# Selalu waspadai kelelahan

Dalam laman The Sun, Apoteker Boots Janky Raja meminta siapa saja mewaspadai gejala seperti sakit kepala, pusing, keringat berlebihan atau denyut nadi cepat di tengah cuaca panas.

# Gunakan tabir surya

Saat cuaca cerah dan pertumbuhan awan berkurang, tingkat radiasi matahari yang masuk ke permukaan bumi juga akan meningkat dalam semua panjang gelombang. Radiasi Ultraviolet Alfa dan Beta (UV-A dan UV-B) keduanya merupakan jenis radiasi berbahaya bagi kesehatan.

BMKG menyarankan agar menggunakan tabir surya untuk memperkecil dampak terpaparnya radiasi UV-A dan UV-B ini.

KLIK INI:  Temuan Terbaru, Cuaca Panas Sebabkan Seseorang Jadi Pemarah