Jaga Ekosistem Mangrove, Band Wolftank akan Gelar Konser Amal
Klikhijau.com - Gigil mulai menjenguk saya. Jaket tak mampu melerainya. Namun, saya tetap bertahan di depan laptop. Membaca beberapa artikel di media daring, khususnya yang berhubungan dengan ekosiste...
Klikhijau.com - Gigil mulai menjenguk saya. Jaket tak mampu melerainya. Namun, saya tetap bertahan di depan laptop. Membaca beberapa artikel di media daring, khususnya yang berhubungan dengan ekosistem
Artikel mengenai penikaman seorang menteri saya lewatkan bgitu saja. Saya baru berhenti ketika menemukan artikel yang ditulis Galih Agus Saputra di Mediaindonesia.com.
Artikel tersebut membahas mengenai band Wolftank yang akan mengadakan konser demi menjaga ekosistem mangrove. Saya pikir ide tersebut cukup menarik dan menggugah kesadaran kita akan pentingnya menjaga ekosistem.
Untuk lebih terangnya, saya sertakan utuh saja artikel yang ditulis Galih Agus Saputra. Agar kamu tak penasaran seperti apa artikel yang saya maksud, begini artikelnya:
[irp posts="8550" name="1.000 Mangrove di Desa Pao, Upaya Warga Cegah Abrasi Sejak Dini"]
Keinginan mewujudkan lingkungan hidup yang lebih baik dan sehat kini tampaknya telah menjadi kebutuhan mendesak. Banyak pihak, tak terkecuali band Wolftank. Band beraliran pop rock yang digawangi sejumlah musikus tanah air. Seperti Tyo Nugros, Ariyo Wahab, Kin Aulia, dan Noey Jeje itu mengatakan bahwa hal tersebut dapat diwujudkan, salah satunya, dengan menjaga ekosistem mangrove.
Kawasan mangrove sendiri dipercaya dapat berperan sebagai infrastruktur alami. Tiap hektarenya mampu menyerap karbon hingga 1.000 ton. Namun sayangnya, tumbuhan yang biasa ditemui di kawasan pesisir itu, belakangan semakin terancam karena berbagai macam kepentingan yang mendukung terjadinya degradasi.
Melihat kenyataan tersebut, Wolftank kemudian menginisiasi sebuah konser bertajuk 'I Like Monday, I Like Nature: Music for Conservation'. Konser yang rencananya hendak berlangsung di Hard Rock Cafe Jakarta, pada 28 Oktober mendatang itu digagas untuk menggalang dana yang kemudian disalurkan dan dikelola Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN).
[irp posts="430" name="Baru Dicanangkan, Jawi-Jawi Mangrove Mulai Intens Berkolaborasi"]
Setiap pembelian satu tiket konser selanjutnya akan digunakan YKAN untuk mendanai penanaman satu bibit mangrove di Hutan Angke Kapuk, yang akan dilaksanakan pada November mendatang.