Ini Caranya Agar Rumah Ramah Lingkungan dan Tetap Dingin Tanpa AC
Klikhijau.com - Tak banyak orang yang mampu bertahan dalam rumah atau ruangan yang panas, tak banyak. Sayangnya, khususnya di perkotaan udara semakin panas memanggang. Solusi paling instan untuk me...
Klikhijau.com - Tak banyak orang yang mampu bertahan dalam rumah atau ruangan yang panas, tak banyak. Sayangnya, khususnya di perkotaan udara semakin panas memanggang.
Solusi paling instan untuk mengatasi panas dalam ruangan, baik di kantor atau di rumah adalah pendingin ruangan atau AC. Jika bukan AC, biasanya akan disiasati dengan kipas angin.
Sumber masalahnya dari penggunaan AC adalah akan menyumbangkan emisi gas rumah kaca dan berkontribusi pada pemanasan global. Apalagi jika energi yang digunakan bukan bersumber dar energi terbarukan.
[irp posts="2702" name="6 Hotel Paling Ramah Lingkungan di Asia, Satunya Bisa Anda Jumpai di Indonesia"]
Kabar memiriskan lainnya, dua pertiga rumah tangga di seluruh dunia diprediksi akan memiliki pendingin ruangan pada 2050 dan akan meningkatkan kebutuhan energi hingga tiga kali lipat.
Dan kabar gembiranya, bangunan dapat dirancang untuk menjaga udara tetap dingin, tanpa harus berkontribusi kepada perubahan iklim. Dan tentu saja akan lebih ramah lingkungan dan hemat
-
Cat dan lapisan cat
-
Jendela dan tirai
-
Hibrid dan bahan perubahan fasa (PCM)
-
Penguapan air
-
Bahan bangunan