Ilmuwan Temukan Cacing Elvis, Spesies Baru Cacing di Dasar Laut
Klikhijau.com - Ilmuwan menemukan empat spesimen cacing laut yang tersembunyi lebih dari 3.000 kaki di bawah permukaan Teluk California. Spesimen ini dijuluki Cacing Elvis karena memiliki sisik yang m...
Klikhijau.com - Ilmuwan menemukan empat spesimen cacing laut yang tersembunyi lebih dari 3.000 kaki di bawah permukaan Teluk California. Spesimen ini dijuluki Cacing Elvis karena memiliki sisik yang mengkilap warna-warni seperti lampu disko. Sama halnya dengan pakaian berpayet milik raja rock tersebut.
Dikutip dari situs Tech Explorist, tertanggal 16 Mei 2020, para ilmuwan mengumpulkan beberapa spesimen masing-masing spesies dari dasar lautan menggunakan kendaraan yang dioperasikan dari jarak jauh, ROV dan kapal selam Alvin. Ini memungkinkan mereka untuk belajar di lab.
Sebuah studi baru oleh University of California dan CNRS-Sorbonne Université ingin menentukan posisi filogenetik dari cacing-cacing ini. Mereka mencoba menggunakan sekuens DNA (Deoxyribo Nucleic Acid) dari sampel luas polinoid laut dalam.
Cacing Elvis masih berkerabat dengan cacing tanah. Namun tubuhnya diselimuti oleh lempeng yang berkilau besar dan saling tumpang tindih, dianggap sebagai baju besi Cacing Elvis.
Keempat spesimen tersebut adalah Peinaleopolynoe goffredia, P. orphanage, P. mineoi dan P. elvisi. Penelitian Avery Hatch (2020) yang bertajuk Hungry scale worms: Phylogenetics of Peinaleopolynoe (Polynoidae, Annelida), with four new species mengatakan, nama Elvis disematkan pada mereka karena serupa dengan payet pada kostum jumpsuits berpayet Elvis saat manggung.
Baru-baru ini, mereka menggunakan genetika untuk menandai antara empat yang paling umum.
[irp]