Harusnya Para Caleg Tahu, Ini Dampak Buruk Memaku Pohon
Klikhijau.com – Hemm, ke mana pun kamu menyeret langkah, ada hal paling mungkin kamu temui. Ancamannya tidak terlihat, tapi sanggup mengobrak-abrik hati dan perasaan jika tak tertunaikan. Sejak ger...
Klikhijau.com – Hemm, ke mana pun kamu menyeret langkah, ada hal paling mungkin kamu temui. Ancamannya tidak terlihat, tapi sanggup mengobrak-abrik hati dan perasaan jika tak tertunaikan.
Sejak gerbang Pemilihan Umum (Pemilu) dibuka, yang saya maksud paling mungkin kamu adalah janji.
Hampir semua orang, khususnya yang terlibat dalam pencalonan memperebutkan kursi jabatan, baik calonnya maupun tim suksesnya lihai menebar janji.
Janji dan pemilu adalah saudara kandung yang tak terpisahkan. Selain menancapkan janji di hati masyarakat, para Caleg dan DPD juga menancapkan paku pada pepohonan sebagai media pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK).
Pemasangan APK di pohon tentu bukan pada seharusnya, sebab itu melanggar aturan dan menyakiti makhluk hidup.
Barangkali, para Caleg dan calon DPD tak tahu atau pura-pura tak tahu dampak buruk paku pada makhluk peneduh itu.
[irp posts="3133" name="Dilema Privatisasi Air, Kuasa Rakyat atau Kuasa Korporasi?"]
Harusnya mereka yang terlibat dalam pemilu, khususnya Caleg tahu, paku berpotensi sebagai titik masuk bagi infeksi penyakit dan bakteri pada pohon.
Tusukan–tusukannya akan menyebabkan kerusakan dalam bentuk kompartementaslisasi.
Hal itu disebabkan pohon akan mengalami gangguan proses fisik dan biologis dalam tubuhnya jika ada benda asing tertanam di dalamnya yang akan mengganggu proses fisiologi tanaman dan mengurangi tekstur kayu pada pohon.
Kekuatan kayu pun akan berkurang karena pohon mudah terinfeksi penyakit seperti jamur dan bakteri karena banyaknya pintu bagi hama dan penyakit pada kulit pohon.
Padahal kulit pohon adalah tameng terluar dari batang pohon. Sedangkan batang adalah tempat yang sentral dan pertumbuhan pohon.
Maka sangatlah mungkin, pepohonan yang banyak ditancap paku dan dijerat benda lain sangat mudah rusak. Dalam jangka panjang sangat mungkin pepohonan akan melemah sehingga mudah tumbang dan cepat mengalami kematian.
Para Caleg, calon DPD dan calon presiden serta wakilinya, sepertinya tidak membaca jika pohon adalah salah satu tempat yang dilarang dipasangi APK, tapi larangan itu angin sepoi yang melenakan, yang membuat mata ngantuk lalu terpulas kemudian mengabaikannya.
Ini dampak buruk memaku pohon:
[irp posts="2784" name="Deh, Puntung Rokok Ternyata Lebih Merusak Lingkungan Daripada Sedotan Plastik"]