Efek Samping Daun Katuk yang Penting Diketahui

oleh -4,182 kali dilihat
Efek Samping Daun Katuk yang Penting Diketahui
Daun katuk-foto/Ist

Klikhijau.com – Daun katuk, satu tanaman yang daunnya kerap dimanfaatkan sebagai sayuran. Sayur daun katuk banyak dikonsumsi para ibu menyusui karena khasiatnya yang memang manjur untuk melancarkan ASI.

Menariknya, tanaman ini biasa tumbuh di hutan, di kebun hingga di halaman rumah. Sifatnya yang alami membuatnya diminati banyak orang. Nilai jual tanaman ini bahkan meningkat seiring tingginya permintaan di pasaran.

Buat kamu yang penasaran menikmati sayur daun katuk, tidak perlu repot. Hal itu karena kamu bisa memasak sayur bening katuk tanpa tambahan lain. Rasanya maknyus, meski ada rasa-rasa tak biasa bagi kamu yang tak biasa memakannya.

Meski dikenal sebagai sayuran alami karena sifatnya yang tumbuh bebas tanpa pestisida, daun katuk ternyata memiliki efek samping.

Apa saja efek samping daun katuk dan bagaimana meminimalkan efek sampingnya? Berikut penjelasannya:

KLIK INI:  Kebun Bersama, Ide Keren Komunitas Pemuda di Gantarang Usung Wisata Edukasi
Efek samping daun katuk

Meski diketahui bahwa daun ini sangat aman untuk dikonsumsi, tetap saja harus memperhatikan efek samping yang bisa ditimbulkan saat konsumsi yang salah atau berlebihan.

Dikutip dari buku Herbal Toga karya S Tony Pranata (2014), daun katuk memiliki kandungan zat racun yang berbahaya bagi kesehatan. Zat racun ini ada pada daun muda katuk yang masih mentah.

Efek samping yang bisa ditimbulkan antara lain susah tidur, nafsu makan berkurang serta gejala sesak napas. Karenanya, sangat tidak disarankan untuk konsumsi daun katuk dalam keadaan mentah atau konsumsi secara berlebihan.

Tak hanya itu, daun katuk juga ternyata memiliki efek samping terhadap kesehatan paru-paru. Faktanya, masyarakat Amerika termasuk yang sejak lama konsumsi daun katuk dengan ragam olahan baik dalam bentuk sayuran, salad hingga minuman.

KLIK INI:  Tak Usah Terlalu Bersih, Sebab Bisa Jadikan Anak Mudah Sakit?

Sebuah penelitian yang dilakukan di Amerika terhadap 115 kasus penderita bronkiolitis obiliterasi, yakni 110 penderita diantaranya dominan karena kerap konsumsi daun katuk.

Pada saat dilakukan uji fungsi paru-paru terlihat adanya obstruksi sedang sampai yang parah pada paru-pru mereka.

Dari kasus di atas, dapat menjadi peringatan tersendiri agar berhati-hati dalam konsumsi daun katuk. Namun, jangan takut konsumsi tanaman satu ini karena manfaatnya memang sangatlah baik.

Hal penting yang perlu diperhatikan adalah memahami bahwa sifat racun dalam katuk sebenarnya bisa diminimalisasi yakni  melalui proses perebusan yang tepat. Jadi, pastikan kamu tidak konsumsi daun katuk muda dalam keadaan mentah karena ini berisiko bagi kesehatan.

Demi meminimalkan efek sampingnya, cuci daun katuk di air yang mengalir setidaknya selama tujuh menit agar racunnya benar-benar hilang.

Demikianlah penjelasan singkat mengenai efek samping daun katuk, semoga bermanfaat!

KLIK INI:  Hati-Hati Memilih Daun untuk Mengusap Kelamin Setelah Kencing