Dunia Diintai Penyakit Mental karena Kesulitan Mencari Kerja
Klikhijau.com – Beberapa waktu lalu, seorang kawan menghubungi saya. Ia meminta saya agar membantunya mencari kerja. Persoalan cari kerja memang rumit. Bermodal ijazah sarjana bahkan magister saja...
Klikhijau.com – Beberapa waktu lalu, seorang kawan menghubungi saya. Ia meminta saya agar membantunya mencari kerja.
Persoalan cari kerja memang rumit. Bermodal ijazah sarjana bahkan magister saja tak menjamin seseorang mendapat kerjaan.
Tak mengherankan, jika ada lowongan kerja, maka orang berjibaku mendaftar. Apalagi jika lowongan kerja itu untuk mendapat status pegawai negeri sipil. Persaingan akan lebih ketat.
Dampak sulitnya mencari kerja menurut laporan terbaru dari PBB, merupakan faktor utama meningkatnya kasus penyakit mental di dunia.
[irp posts="5874" name="2 Jam Berada di Alam Tingkatkan Kesehatan Mental, Ini Penjelasannya"]
Rapporteur kesehatan PBB, Dr. Dainius Pūras mengatakan, pemerintah dunia harus segera mengatasi kesenjangan dan diskriminasi untuk memerangi penyakit mental. Menurutnya, cara tersebut lebih efektif dibanding pengobatan dan terapi.
Ia menambahkan, cara-cara untuk mengobati penyakit mental yang dilakukan saat ini tidak sepenuhnya bisa diterapkan lagi.
“Ini akan menjadi ‘vaksin’ terbaik dalam melawan penyakit mental. Jauh lebih baik dari penggunaan obat-obatan psikotropika yang berlebihan,” kata Pūras. Ia mempresentasikan penemuannya ke dewan hak asasi manusia Jenewa, Senin, 24 Juni 2019 lalu.