Di Tangan Nurhadi, Sampah Styrofoam yang Bebal Jadi Jinak dan Berharga
Klikhijau.com - Keprihatinan terhadap pemakaian styrofoam yang massif dan kebanyakan hanya berakhir sebagai sampah di lautan, menginspirasi seorang Nurhadi (42) untuk berkreasi. Di daerah tempatnya...
Klikhijau.com - Keprihatinan terhadap pemakaian styrofoam yang massif dan kebanyakan hanya berakhir sebagai sampah di lautan, menginspirasi seorang Nurhadi (42) untuk berkreasi.
Di daerah tempatnya bermukim yaitu di Batam Kepulauan Riau, ia melihat betapa rumitnya mengurus sampah styrofoam. Belum lagi, aktivitas masyarakat yang memang telah menjadikan benda ini sebagai pilihan yang praktis dan murah.
Nurhadi mengamati, betapa masyarakat saat ini menangani styrofoam dengan cara membakar atau membuangnya begitu saja. Padahal, bila berada di lautan, benda ini akan mengapung dan memerlukan waktu puluhan bahkan ratusan tahun untuk bisa terurai. Sedangkan bila dibakar, asapnya akan mengganggu kesehatan manusia.
Nurhadi menyulap styrofoam jadi karya
“Karena begitu banyaknya tumpukan sampah styrofoam di sekitar tempat tinggal saya, akhirnya memotivasi saya untuk menguranginya. Pertama kali saya terpikir untuk melakukan semacam eksperimen menjadikannya sebuah karya atau kreativitas,” cerita Nurhadi pada Klikhijau, 8 Maret 2020 lalu.
Seperti kata pepatah, sebuah motivasi akan mempertemukanmu dengan cara dan karya. Nurhadi yang cukup berani berkreasi secara otodidak akhirnya menemukan ide-ide kreasi.
Ia pun menghasilkan karya kerajinan tangan berupa replika pohon berbahan styrofoam. Hasil karyanya diperlihatkan pada keluarga dan masyarakat di sekitarnya, banyak yang kagum dan tentu saja mengapresiasi.
[irp]
Nurhadi pun terus bersemangat, ia mengembangkan kreativitasnya tanpa henti dengan daya imajinasinya. Bukan sesuatu yang memberatkan dirinya, sebab Nurhadi melakukannya sebagai sebuah hoby dan keinginan menyelamatkan lingkungan.
Seiring waktu, beragam karya pun dihasilkannya antara lain hiasan dinding relief, miniatur air terjun, replika berbagai jenis pohon, artifisial bonsai, hingga ornamen aquarium.
[caption id="attachment_13153" align="alignnone" width="336"] ornamen aquarium berbahan sampah styrofoam karya Nurhadi-Foto/Ist[/caption]
Imajinasinya seolah tanpa batas. Karya-karyanya tampak hidup dan menggoda karena mengutamakan dimensi seninya. Nurhadi mengembangkan sendiri ide-idenya. Inspirasi terbaiknya adalah dirinya sendiri dan dari perkembangan karya-karyanya.
Tidak heran, bila karya-karya Nurhadi yang memang populer seperti ornamen aquarium atau bonsai sungguh tampak hidup dan futuristik.
Ayah dua anak ini mengajak kita melihat karyanya sebagai sebuah dunia baru. Pada bonsai berdaun mungil, kita menjumpai semangat ketelatenan dan komposisi yang apik dan sempurna. Sedangkan pada ornamen aquarium-nya, kita menemukan semacam gagasan tak biasa yang memaduakan antara estetika kolam ikan mini dan kebutuhan desain ruang yang tak membosankan.
[caption id="attachment_13154" align="alignnone" width="448"] replika bonsai berbahan sampah styrofoam karya Nurhadi-Foto/Ist[/caption]
[irp]