Demi Keadilan Ekologis, WALHI Gelar Temu Rakyat Sulsel
Klikhijau. com – Hujan sedang mengguyur jelang siang itu. Orang-orang yang datang di Aula Anging Mammiri, Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (BP-PAUD-DIKMAS) Sulawe...
Klikhijau. com – Hujan sedang mengguyur jelang siang itu. Orang-orang yang datang di Aula Anging Mammiri, Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (BP-PAUD-DIKMAS) Sulawesi Selatan banyak yang terlihat basah.
Siang di hari Sabut, 16 Maret 2019 itu, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Sulsel menggelar kegiatan Temu Rakyat Sulawesi Selatan dan Konsolidasi Gerakan Lingkungan Hidup dengan tema “Rakyat Sulawesi Selatan Memilih Keadilan Ekologis.”
Meski hujan sedang menjenguk Makassar di hari Sabtu kemarin, kegiatan tersebut tetap dihadiri sekitar 400 peserta dari berbagai komunitas masyarakat, organisasi masyarakat sipil, organisasi mahasiswa dan pemerhati lingkungan di berbagai daerah di Sulsel.
[irp posts="1600" name="DAS Jeneberang Kritis, Begini Masukan Walhi Sulsel"]
Direktur Eksekutif Daerah WALHI Sulawesi Selatan, Muh. Al Amien dalam sambutannya menyampaikan, tema “Rakyat Sulsel Memilih Keadilan Ekologis merupakan bentuk keteguhan hati dan pikiran masyarakat Sulsel yang menginginkan peningkatan kualitas lingkungan hidup dan tata kelola sumber daya alam yang adil demi terwujudnya cita-cita keadilan ekologis.
“Secara organisasional WALHI Sulsel menilai tahun ini merupakan momentum yang sangat tepat untuk terus memperjuangkan isu lingkungan hidup dan keadilan ekologis agar calon-calon legislatif tengah berkompetisi mengerti persoalan masyarakat, mengerti apa yang diinginkan masyarakat.
[irp posts="2838" name="Aktivis Lingkungan Menilai Perda RZWP3K Ancam Masyarakat Adat Pesisir dan Kebudayaannya"]
Al Amin juga menambahkan bahwa WALHI Sulsel dengan tekad yang kuat berjuang untuk meloloskan kader-kader rakyat, pejuang lingkungan dan agraria menang pemilihan umum tahun 2019.
Kegiatan itu dihadiri Walikota Makassar, Ir. H.M Ramdhan Pomanto, dalam sambutannya, ia mengapresiasi kegiatan tersebut dan berharap para pejuang lingkungan yang hadir berkomitmen dan memastikan momen pemilu 2019 sebagai perjuangan secara kontitusional melalui jalur politik untuk terus mengawal agenda-agenda penyelamatan dan perlindungan lingkungan hidup.
“Persoalan lingkungan hidup menjadi persoalan kita bersama, bukan hanya tanggung jawab pemerintah, maka dari itu inilah gunanya kita bertemu dalam temu rakyat dan konsolidasi gerakan lingkungan hidup untuk menegaskan komitmen kita, satu suara dalam mendorong terwjudnya keadilan ekologis di Sulsel”, ujar Dany Pomanto.
[irp posts="2064" name="Akibat Jerat Biaya Politik Tinggi, Korupsi SDA Terus Menggunung"]
Pada kesempatan itu, Dany mengakui bahwa alam mulai tidak seimbang, salah satu penyebabnya adalah ketidakpedulian terhadap lingkungan yang menyebabkan banyak bencana ekologis.
“Alam menerima beban yang tidak semestinya,” lanjutnya.
Selain itu, Dany juga mengeluhkan persoalan tata ruang Kota Makassar dan adanya pengusaan lahan yang besar dengan modal yang besar pula, namun tidak peduli terhadap lingkungan.
[irp posts="1839" name="Tahukah Anda, Perusak Lingkungan Lebih Berbahaya dari Teroris Bersenjata?"]
Karena itu, pada puncak acara tersebut adalah deklarasi bersama untuk memilih keadilan ekologis dalam momentum politik pemilu 2019 ini.