Cegah Praktik Illegal Fishing, Balai TN Taka Bonerate Intensifkan Pengawasan Keramba

oleh -63 kali dilihat
Patroli demi mencegah praktik illegal fishing dan menjaga keberlanjutan ekosistem laut-foto/Ist

Klikhijau.com – Balai Taman Nasional (TN) Taka Bonerate akan mengintensifkan patroli pengawasan terhadap penampungan ikan sementara (keramba) yang berada dalam kawasan taman nasional.

Hal tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah praktik illegal fishing dan menjaga keberlanjutan ekosistem laut, Langkah ini diambil menyusul arahan Kepala Balai, Ir. Ahmad Yani serta laporan masyarakat terkait dugaan pelanggaran di sejumlah penampungan ikan.

“Diduga meningkatnya permintaan ikan hidup dikarenakan harga yang mulai tinggi dipengaruhi cuaca yang cukup ekstrim saat ini,” jelas Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah 1 Tarupa, Raduan.

Sementara itu, Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah 2 Jinato, Muhammad Nurhidayat juga menambahkan, bahwa kondisi demikianlah mendorong oknum-oknum masyarakat menggunakan segala cara untuk menangkap ikan hidup termasuk menggunakan bius.

KLIK INI:  BBKSDA Sulsel Gelar Ekspose Kinerja Kelola Konservasi 2021

Sementara Tim SPTN Wilayah II Jinato bersama Babinsa Jinato telah memulai inspeksi di tiga penampungan ikan sementara, yaitu Kelompok Sumber Rejeki, Kelompok Pulau Mas, dan Kelompok Dolphin Sejahtera.

Meskipun ikan yang ditampung pada penampungan ikan sementara tersebut dinyatakan berasal dari nelayan lokal Jinato, tim memberikan peringatan keras agar tidak ada ikan hasil tangkapan menggunakan bius atau bom yang diterima.

KLIK INI:  Rangkaian Inkonsistensi PT. Lonsum di Kajang Versi FMN Makassar yang Tak Kunjung Selesai
Dilakukan secara berkala

Sebagai bagian dari upaya intensifikasi pengawasan, patroli akan dilakukan secara berkala untuk memastikan seluruh penampungan ikan sementara mematuhi aturan yang berlaku.

Pelanggaran terhadap aturan atau Perjanjian Kerja Sama (PKS) kelompok yang telah ditandatangani akan ditindak tegas sesuai ketentuan hukum. Selain penampung ikan sementara, patroli dan pengawasan juga ditujukan kepada oknum pelaku illegal fishing, bius dan bom.

KLIK INI:  Jarak Sosial, Cara Jitu Pohon Tropis Menjaga Keanekaragaman Hayati

Saat ini Kepala Balai TN Taka Bonerate,Ali Bahri sedang dalam proses dan akan berkoordinasi dengan Kepala Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Kehutanan Sulawesi, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Pengawas Sumber Daya Kelautan dan Perikanan serta Kepala Kepolisian Resor Kepulauan Selayar untuk meminta dukungan pencegahan dan penindakan illegal fishing.

Komitmen ini menunjukkan keseriusan Balai TN Taka Bonerate dalam melindungi sumber daya perikanan dan mendukung pengelolaan yang berkelanjutan oleh masyarakat sekitar. (*)

KLIK INI:  Maju dan Modern, 7 Kota Ini Tetap Ramah Lingkungan