Cara Membuat Disinfektan dari Cuka Kayu Ala Daops Manggala Agni Gowa!
Klikhijau.com – Bagaimana cara membuat Disinfektan dari cuka kayu? Belum lama ini, KLHK melakukan penelitian mengenai seberapa efektif cuka kayu jadi disinfektan. Hasilnya, kandungan bahan alternatif...
Klikhijau.com – Bagaimana cara membuat Disinfektan dari cuka kayu? Belum lama ini, KLHK melakukan penelitian mengenai seberapa efektif cuka kayu jadi disinfektan. Hasilnya, kandungan bahan alternatif dari cuka kayu sangat cocok sebagai disinfektan.
Manggala Agni Daops Gowa Balai PPIKHL KLHK pun mempraktikkannya. Hal itu dibenarkan Ishak Andi Kunna, S.Hut (Kepala Daops Manggala Agni Gowa) saat dikonfirmasi Klikhijau, Selasa 14 April 2020.
Menurut Ishak, ide pembuatan disinfektan dari cuka kayu ini sudah lama dilakukan di KLHK yakni sejak tahun 2018.
Pembuatan asap cair/cuka kayu dilakukan dengan menggunakan alat pyrolisis.
“Di Indonesia, melalui Daops Manggala Agni Kalimantan dan Sumatera KLHK cara ini sudah lama dikembangkan. Kami juga belajar dari teman-teman di sana. Alhamdulillah kami sudah buat alat secara mandiri dan mulai produksi sendiri,” kata Ishak.
[irp]
Bermodalkan peralatan seadanya yang dirakit sendiri seperti drum, pipa besi, dan kayu, Ishak dan timnya menghasilkan cuka kayu yang efektif membunuh virus.
“Alatnya kami rakit seminggu lalu. Kami sudah memproduksi sekitar 100 liter disinfektan,” kata Ishak.
Sejauh ini penggunaannya masih di internal Manggala Agni yakni untuk menyemprot tanaman di kantor.
Namun, mereka berencana menggunakan disinfektan cuka kayu tersebut untuk penyemprotan di Kecamatan Parangloe Gowa.
“Kami sudah koordinasi dengan pemerintah setempat,” jelas Ishak.
Proses awal pembuatan disinfektan dimulai dengan persiapan bahan bakaran seperti kayu dan drum wadah hasil sulingan sebagai greed 3 yang kemudian diendapkan selama 24 jam untuk menghasilkan greed 2.
Selanjutnya, hasil uap sulingan yang telah diendapkan kembali dipanaskan ke dalam tabung Pyrolisator untuk mendapat hasi terbaik (greed 1).
[irp]
Untuk hasil pembakaran 1 drum kayu dapat menghasilkan hingga 20 liter Cuka kayu yang dapat digunakan sebagai cairan Disinfektan
Semua hasil pembakaran diolah dengan seksama tanpa menghasilkan sampah. Semisal, arang akan kembali diolah menjadi briket dan abu sisa pembakaran dijadikan alat pembersihan dapur Manggala Agni Daops Gowa.
Menariknya, semua jenis kayu dapat dijadikan bahan baku.
“Rencana ke depan kami akan mensosialisasikan inovasi ini ke masyarakat. Ini penting agar masyarakat tidak lagi melakukan pembakaran sisa pembersihan lahan atau kebun,” tutur Ishak.
Begitulah cara sederhana membuat disinfektan dari cuka kayu yang menurut Ishak dapat diterapkan skala rumah tangga.
[caption id="attachment_13916" align="alignnone" width="420"] Tim Manggala Agni Daops gowa meracik Disinfektan dari cuka kayu-Foto/Ist[/caption]