Biofase, Ubah Biji Alpukat Jadi Peralatan Makan Bioplastik
Klikhijau.com - Tergerak untuk mencari bahan alternatif plastik yang ramah lingkungan, seorang insinyur biokimia Meksiko bernama Scott Munguia telah menemukan bahan untuk membuat bioplastik yang beras...
Klikhijau.com - Tergerak untuk mencari bahan alternatif plastik yang ramah lingkungan, seorang insinyur biokimia Meksiko bernama Scott Munguia telah menemukan bahan untuk membuat bioplastik yang berasal dari biji alpukat.
Disebut Biofase, bisnis ini menggunakan biji alpukat untuk membuat alat makan dan sedotan yang mengandung 70 persen konten biomassa. Produk ini sangat kuat, cocok untuk makanan panas dan dingin.
Produk ini adalah yang pertama dibuat dari sumber yang sepenuhnya terbarukan dan berkelanjutan. Biofase dibuat dengan memanfaatkan limbah agroindustri yang mudah ditemukan di negaranya.
[irp posts="6694" name="Di Tangan Ilmuwan Inggris, Sampah Plastik Disulap Jadi Listrik"]
Meksiko, salah satu negara yang memproduksi 300.000 pon alpukat , atau sekitar 50 persen dari pasokan dunia. Biofase menggunakan 15 ton biji alpukat sehari untuk memasuki pasar global untuk bioplastik yang diperkirakan bernilai $ 5,8 miliar pada tahun 2021.
Munguia mendapatkan ide untuk membuat bioplastik ketika ia masih mahasiswa teknik kimia pada tahun 2012. Setelah melihat foto molekul jagung yang digunakan untuk membuat bioplastik.
Ia menyadari bahwa molekul biji alpukat mungkin menjadi alternatif lain yang bagus untuk industri bioplastik. Lalu pada tahun 2013, Munguia mulai mendirikan Biofase yang terletak di jantung industri alpukat Meksiko.
[irp posts="4775" name="Karya-Karya Kreatif Komunitas Limbah Pustaka yang Layak Ditiru Selama Puasa"]