Berbahaya! Sebaiknya Hindari Konsumsi Makanan Ini

oleh -318 kali dilihat
Berbahaya! Sebaiknya Hindari Konsumsi Makanan dan Minuman Ini
Mie instan/Foto-Detik.com

Klikhijau.com – Banyak orang menginginkan makanan yang dikonsumsi sehari-hari adalah makanan sehat. Namun, tidak sedikit juga yang tak peduli tentang itu. Yang penting bisa membuat rasa lapar hilang.

Nyatanya, tidak semua makanan sehari-hari baik untuk dikonsumsi. Bahkan, ada beberapa yang sebaiknya dihindari.

Mengapa? Karena makanan tersebut dapat membahayakan kondisi kesehatan.

Jika Anda termasuk orang yang saya maksud di akhir baris awal tulisan ini, bacalah hingga tuntas.

KLIK INI:  Dengan Makanan Ini, Anda Bisa Mengurangi Risiko Penyakit Jantung

Lalu, makanan apa saja yang berbahaya itu? Bacalah tulisan Annisa Hapsari yang dikutip dari laman Hellosehat.com berikut ini!

# Mie instan

Makanan yang satu ini merupakan makanan kesukaan segala usia. Mulai dari anak-anak, remaja, orang dewasa, hingga lansia.
Makanan ini dianggap sebagai salah satu alternatif yang tepat saat malas memasak atau membeli makan di luar rumah.

Padahal, mie instan adalah salah satu makanan yang berbahaya bagi kesehatan tubuh, khususnya jika dikonsumsi setiap hari.

Hal ini disebabkan oleh kandungan garam yang terlalu banyak di dalam bumbu mie instan sehingga dapat meningkatkan tekanan darah.

Jika dikonsumsi terlalu banyak, berbagai masalah kesehatan serius berpotensi muncul. Seperti kanker perut, stroke, dan penyakit jantung akibat terlalu banyak sodium yang dikonsumsi.

Selain itu, meski mie instan mengandung karbohidrat, tetap saja tidak mensuplai nutrisi apapun untuk tubuh.

Mie instan juga mengandung monosodium glutamat (MSG), yaitu zat aditif yang digunakan untuk perasa makanan sehingga lebih cocok di lidah.

KLIK INI:  Ingin Makan Siang Anda Lebih Sehat? Cobalah Tips Ini!
# Daging olahan

Daging olahan seperti sosis, nugget, atau daging asap adalah makanan yang mesti dibatasi. Lagi-lagi alasannya karena bisa berbahaya bagi kesehatan jika dimakan terlalu banyak.

Daging olahan telah melalui berbagai macam proses bisa jadi membuat kandungan gizinya berkurang. Apalagi makanan olahan sudah pasti menggunakan bahan pengawet supaya tahan lama.

Dalam beberapa penelitian, salah satunya yang diterbitkan dalam jurnal Circulation menyebutkan, kebiasaan mengonsumsi daging olahan bisa meningkatkan risiko terkena penyakit jantung, stroke, dan diabetes mellitus.

Dalam jurnal Nutrition and Cancer juga dinyatakan hal yang sama. Bahwa orang yang terlalu sering makan daging olahan lebih rentan terkena penyakit kanker. Disebutkan bahwa proses pengolahan dapat memunculkan zat-zat pemicu kanker.

Jadi, sebaiknya jangan terlalu sering makan nugget, sosis, atau daging olahan lainnya. Untuk memenuhi kebutuhan protein, makanlah daging sapi, daging ayam, atau ikan yang Anda olah sendiri.

# Saos kemasan

Saos kemasan termasuk juga berbahaya jika sering dikonsumsi. Jika masih dalam jumlah sedikit dan jarang dikonsumsi, saos kemasan mungkin tidak akan terlalu berbahaya.

Sayangnya, saos kemasan termasuk makanan yang dimakan hampir setiap hari.

United States Department of Agriculture menyebutkan, saos kemasan mengandung 2 gram gula, sehingga kandungan tomat di dalam saos kemasan ‘kalah’ oleh kandungan gula dan garam di dalamnya dan membuat makanan ini kehilangan nutrisinya.

Lebih baik jika Anda membuat saos tomat sendiri di rumah.

KLIK INI:  Konsumsi Tauge Tingkatkan Kesuburan dan Cegah Banyak Penyakit, Klik Ini!
# Yoghurt rendah lemak

Yoghurt memang termasuk ke dalam daftar makanan sehat. Namun jika tidak teliti, Anda mungkin membeli jenis yoghurt yang salah. Apa maksudnya?

Saat ini, di pasaran banyak menjual yoghurt rendah lemak yang memang memiliki kandungan lemak susu yang lebih sedikit daripada yoghurt pada umumnya.

Sayangnya, untuk memberi rasa pada yoghurt yang seharusnya diberikan oleh lemak susu, produsen menggantikannya dengan gula yang justru lebih tidak sehat dibandingkan lemak susu.

Ditambah lagi, banyak yoghurt yang tidak mengandung bakteria probiotik atau bakteri baik setelah melalui proses pasteurisasi saat fermentasi.

Proses pasteurisasi adalah proses di mana makanan dipanaskan untuk membunuh organisme seperti bakteri, protozoa, kapang, dan masih banyak lagi saat sedang difermentasi, sehingga bakteri probiotiknya sudah mati saat itu.

# Kentang goreng

Kentang adalah makanan yang sehat jika tidak diubah cara penyajiannya. Permasalahannya adalah kentang goreng rupanya lebih menarik bagi sebagian besar orang.

Kentang goreng menjadi berbahaya karena telah melalui proses digoreng. Sehingga kentang mengandung kalori yang tinggi dan memudahkan Anda mengalami kenaikan berat badan secara drastis.

Selain itu, makanan yang digoreng juga berpotensi meningkatkan kemungkinan Anda mengalami masalah kesehatan yang cukup serius. Misalnya diabetes, penyakit jantung, dan obesitas.

Jadi, cara yang paling aman mengonsumsi kentang adalah dengan merebusnya.

KLIK INI:  Jeruk Nipis Bisa Membuat Kulit Wajah Lebih Mulus, Benarkah?