Menularkan Spirit Hidup Hijau Versi penuh
Tips Hijau dan Gaya Hidup

Benarkah Bersepatu Tanpa Mengenakan Kaus Kaki Mengganggu Kesehatan?

Klikhijau.com - Anda seperti sebagian orang mungkin kerap menggunakan sepatu tanpa kaus kaki dari waktu ke waktu. Anda perlu tahu fakta perihal ini. College of Podiatry telah memperingatkan betapa...

Oleh Idris Makkatutu 07 Jul 2019 07:50 2 menit baca
Klikhijau.com - Anda seperti sebagian orang mungkin kerap menggunakan sepatu tanpa kaus kaki dari waktu ke waktu. Anda perlu tahu fakta perihal ini. College of Podiatry telah memperingatkan betapa kebiasaan bersepatu tanpa kaus kaki berisiko memicu masalah jamur dan infeksi seperti athlete's foot atau kutu air, bahasa medisnya tinea pedis. Beberapa ahli menyalahkan tren yang dipicu beberapa selebritas laki-laki seperti Bradley Cooper, Ryan Gosling dan Orlando Bloom. [irp posts="5839" name="Keren, Sepatu-Sepatu ini Berbahan Sampah Plastik Daur Ulang"] Mereka kerap tampil berpakaian formal, bersepatu tanpa kaus kaki. Belum lagi, belakangan tren fashion banyak memunculkan alas kaki yang diproduksi tanpa mengabaikan aspek kesehatan. Alhasil hal ini menyebabkan peningkatan yang signifikan dalam jumlah kondisi kaki yang tidak diinginkan terutama pada laki-laki usia 18 hingga 25 tahun yang umumnya mengikuti tren berpakaian. Karena hal semacam ini masih terbilang dalam tahap awal, penelitian belum dilakukan untuk menetapkan dampak sebenarnya dari masalah tersebut.
Potensi bakteri dalam sepatu
Namun, kombinasi keringat yang berlebihan, pilihan obat yang kurang baik dan kurangnya kaus kaki dapat menyebabkan infeksi jamur dapat berkembang. Hal ini berpotensi menyebabkan kaki yang tidak hanya berbau tapi juga menyakitkan. Jika lapisan sepatu tidak menyediakan ruang untuk udara, maka kelembapan, panas dan bakteri semua akan terperangkap di dalam sepatu. Masalah terbesar lainnya adalah juga tren baru untuk sepatu pria yang sempit dan runcing, dan model sepatu tanpa tali. [irp posts="5158" name="Jika Jarang Mencuci Tangan, Sebaiknya Baca Ini!"] Sepatu seperti itu bisa menyebabkan gesekan pada benturan bertulang di kaki seperti jari kaki dan tumit. Meningkatkan risiko kuku kaki yang tumbuh ke dalam dan cacat tulang lainnya. Sama halnya dengan menggunakan slip-on. Model slip-on bisa menyebabkan jari kaki mencengkeram. Sehingga sepatu tetap menempel di kaki dan juga bisa mengakibatkan gesekan yang meningkat di bagian belakang kaki tempat kaki keluar dan masuk sepatu. Sekalipun Anda berhasil bersepatu tanpa kaus kaki tanpa terluka. Namun, bakteri dan jamur yang berkembang di dalam sepatu masih dapat memicu masalah kesehatan lain. Belum lagi soal bau kaki. Mekanisme tubuh untuk menjaga suhu tetap dingin akan memicu keluarnya keringat. Kaki yang berkeringat pasti berbau. Jadi, silakan menimbangnya sendiri! [irp posts="5393" name="Suka Melakukan Hal yang Satu Ini? Hati-Hati, Kesehatan Bisa Terganggu"]
Topik terkait
#kaus kaki #sepatu #infeksi jamur #kutu air #kombinasi keringat