Begini Dampak Kafein Kopi Terhadap Tubuh, Harap Jangan Kaget!
Klikhijau.com – Kapan ngopi? Pertanyaan seperti itu bertandang ke handphone saya. Ngopi deh!, dua kata itu juga kerap saya temukan. Bukan sekadar ajakan, tapi di dalamnya tersirat makna silaturahmi....
Klikhijau.com – Kapan ngopi? Pertanyaan seperti itu bertandang ke handphone saya. Ngopi deh!, dua kata itu juga kerap saya temukan. Bukan sekadar ajakan, tapi di dalamnya tersirat makna silaturahmi.
Atau pesan yang saya terima berupa ajakan dengan dua kata “ngopi deh!”. Saya mencoba memaknai pertanyaan dan juga ajakan itu, bahwa sesungguhnya kopi telah menjadi simbol kebersamaan dan penanda pertemuan
Di kampung saya, Kindang, Bulukumba. Ritual minum terjadi setiap hari, bahkan tamu yang berkunjung “wajib” disuguhi kopi. Kopi telah menjadi minum lintas generasi, media pemersatu yang mampu menyatukan mereka yang berbeda pilihan saat pemilu.
Lalu kenapa kopi bisa sedemikian memikat, bukankah di dalamnya ada kafein yang dianggap sebagian orang kurang baik bagi kesehatan?
Fimela.com pada tahun 2018 lalu pernah menguraikan bahwa kopi punya pengaruh baik terhadap tubuh terutama otak. Dari membantu ingatan hingga mempengaruhi usia, kafeinnya bisa mengubah kinerja otak dalam berbagai cara.
[irp posts="3219" name="Dihantui Kanker Esofagus Karena Sering Seruput Kopi Panas, Klik Penjelasan Ini!"]
Menurut artikel itu, ini efek yang terjadi jika kafein kopi masuk ke dalam tubuh.
-
Kafein bisa memanipulasi otak agar tidak mudah capek
-
Kafein bisa meningkatkan mood
-
Kafein melancarkan darah pada otak
-
Secangkir kopi bisa meningkatkan ingatan
-
Bisa memperpanjang umur