BBKSDA Sulsel Gelar Ekspose Kinerja Kelola Konservasi 2021

oleh -119 kali dilihat
Kegiatan Ekspose Kinerja Kelola Konservasi
Kegiatan Ekspose Kinerja Kelola Konservasi -foto/ist

Klikhijau.com – Bertempat di lantai 2 Hotel Ibis Makassar City Center. Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sulawesi Selatan menggelar kegiataan ekspose kinerja kelola konservasi 2021.

Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Rabu, 26 Januari 2022 ini mengangkat tema “Sinergitas Membangun Konservasi dan Ekonomi Tingkat Tapak”.

Harus diakui bahwa penyelenggaraan konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistem di Sulawesi Selatan dan Barat (Selselbar) masih penuh tantangan.

Tantangan itu berupa masih adanya perdagangan ilegal tumbuhan dan satwa liar (TSL), konflik kawasan konservasi.

KLIK INI:  Berkunjung ke Kampung GADIS, Kampung Penuh Cinta pada Lingkungan

Tidak hanya dua itu saja tantangannya, tantangan lainnya masih ada konflik antara satwa dan manusia. Kemudian ditambah belum mantapnya prakondisi untuk konservasi kemitraan.

Tantangan itu coba diurai oleh BKSDA Sulsel, salah satunya dengan pelaksanaan kegiatan ekspose kinerja kelola konservasi 2021.

Karenanya kegiataan ini bertujuan untuk mendesimasikan capaian kinerja kelola konservasi tahun 2021 kepada para pihak dan membangun sinergitas dan inovasi konservasi melalui masukan dan rekomendasi dari para pihak.

Tujuan lain yang ingin dicapai oleh BBKSDA Sulsel pada kegiatan ini adalah meningkatkan peran serta dan membangun komitmen para pihak dalam pemberdayaan masyarakat,  pengelolaan wisata, dan pengendalian peredaran TSL wilayah Sulselbar.

KLIK INI:  BBKSDA Sulsel Amankan Satwa Liar Endemik di Pasar Burung
Cepat tanggap

Dalam hal penanganan TSL,  BBKSDA Sulsel diakui oleh Kepala Pusat Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Sulawesi dan Maluku (PE3 Suma), Darhamsyah cukup tanggap.

Ketanggapan itu ia saksikan sendiri saat ketika seekor burung di sekitar tempat tinggal Darhamsyah diterkam seekor kucing.

Burung itu ia kemudian ia selamatkan dari terkaman kucing. Menaikkannya ke mobil lalu menghubungi pihak BBKSDA Sulsel, dan dalam waktu cepat, pihak BBKSDA datang menjemput burung tersebut.

“BBKSDA itu dianggap menjemuhkan, tapi itu tidak berlaku bagi BBKSDA Sulsel, mereka juga sangat tanggap, ” ungkap darhamsya saat memberikan sambutan pada kegiatan ekspose BBKSDA.

Sementara itu, Kepala BBKSDA Sulsel, Thomas Nifinluri  menyampaikan bahwa Sulsel merupakan daerah yang memikili keunikan yang perlu dijaga.  Saat ini ada dua belas UPTD Region yang terdapat di Sulsel.

Pada kegiatan kali ini, BBKSDA Sulsel menghadirkan beberapa pembicara, di antaranya dari Direktorat Kriminal Khusus Polda Sulsel,  Dinas Koperasi dan Umkm Sulsel, Fakultas Kehutanan Unhas.

Selain itu, juga hadir pembicara dari PT Vale Indonesia, Tbk,  JNE Cabang Sulselbar dan juga menghadirkan pembahas media, yakni  Klikhijau.com.

KLIK INI:  Melihat Pelestarian Berkelanjutan ala Pelindo dan DDC di Pulau Samalona