Menularkan Spirit Hidup Hijau Versi penuh
Flora dan fauna

Balai Litbang LHK Produksi Parfum Tanpa Alkohol

Klikhijau.com – Produk andalan resin kemenyan adalah Parfum Kemenyan Tobarium. Resin kemenyan merupakan komoditas hasil hutan bukan kayu utama di Sumatera Utara. Komoditas ini memiliki sumbangan yang...

Oleh Irhyl R Makkatutu 06 May 2019 09:58 2 menit baca
Klikhijau.com – Produk andalan resin kemenyan adalah Parfum Kemenyan Tobarium. Resin kemenyan merupakan komoditas hasil hutan bukan kayu utama di Sumatera Utara. Komoditas ini memiliki sumbangan yang cukup besar terhadap pendapatan asli daerah. Sekretaris Badan Litbang dan Inovasi (BLI) KLHK, Sylvana Ratina mengatakan, Produk inovasi dari olahan dari kemenyan, hasil hutan bukan kayu utama di daerah ini akan diikutkan pada Indonesia Innovation Day (IID) di Jerman pada bulan Juni tahun ini Sylvana menjelaskan, ide dasar pengembangan parfum kemenyan mempertimbangkan manfaat multi-dimensi kemenyan sebagai sumber penghidupan, dan perkembangan sosial budaya dan peradaban di wilayah sumatera. [irp posts="808" name="Anggaran Naik Sekitar 1 Triliun dari Tahun Sebelumnya, Ini Prioritas Utama KLHK di Tahun 2019"] Namun, piperlukan upaya yang berkesinambangunan untuk menjaga produktivitas pohon kemenyan serta peningkatan nilai tambah produk olahannya. "Peningkatan nilai tambah dilakukan salah satunya dengan mengolah resin menjadi produk parfum bernilai ekonomi tinggi," ujarnya. Kepala Balai Litbang Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Aek Nauli, Pratiara, memaparkan bahwa kemenyan merupakan getah atau resin yang dihasilkan oleh pohon kemenyan (Styrax spp) melalui proses penyadapan. [irp posts="4055" name="Enno, Pilot Perempuan Bidang Pemetaan KLHK dan Kisahnya yang Maskulin"] "Parfum kemenyan berbeda dibandingkan pewangi yang banyak beredar di pasaran, tidak mengandung alcohol, high concentrate sehingga bertahan lama. Selain wangi, parfum juga dapat digunakan untuk aromaterapi dan penyegar," katanya. Parfum yang merupakan hasil penelitian oleh peneliti Balai Litbang LHK Aek Nauli, Cut Riziani Cholibrina ini, dibuat dengan mempertimbangkan gradasi aroma sesuai dengan lepasnya partikel masing-masing minyak atsiri penyusun. Wangi parfum ini begitu berkelas, tahan lama dengan sensari aroma yang berbeda sepanjang waktu. Parfum kemenyan saat ini telah tersedia dalam 7 (tujuh) varian aroma yakni Rizla (floral fresh), Riedh@ (floral fruit), Jeumpa (cempaka), Azwa (woody), Aphis (green oceanic), Tiara (oriental) dan Sylva (forest) * [irp posts="2158" name="KLHK Bangun Sarana Pendeteksi Dini Kebakaran Hutan dan Lahan"]
Topik terkait
#kementerian lingkungan hidup dan kehutanan #parfum tanpa alkohol #parfum kemenyan #balai litbang lhk #produk hutan tanpa kayu