Bahagia itu Sederhana, Cukup Berbuat Baik, Ini Alasannya!
Klikhijau.com - "Bahagia itu sederhana dan jangan lupa bahagia." Dua hal itu sering saya temukan di status sosial teman. Jika saya membaca status seperti itu, biasanya saya bertanya bagaimana caran...
Klikhijau.com - "Bahagia itu sederhana dan jangan lupa bahagia." Dua hal itu sering saya temukan di status sosial teman.
Jika saya membaca status seperti itu, biasanya saya bertanya bagaimana caranya agar bahagia, jika bahagia itu sederhana?. Dan adakah orang yang lupa cara bahagia?
Senja ini, 6 Januari 2020 saya temukan jawabannya di nationalgeographic yang ditulis oleh Gita Laras Widyaningrum, bahwa sebuah penelitian menunjukkan berbuat baik pada orang lain, benar-benar membuat kita bahagia. Memutuskan untuk bermurah hati dan memahami orang lain, mengaktifkan area di otak bernama striatum.
Menurut tulisan Gita, perasaan baik setelah menolong orang lain memiliki istilah ‘cahaya hangat’. Aktivitas yang kita lihat di striatum merupakan dasar biologis dari perasaan baik tersebut.
[irp]
Penelitian dalam psikologi menunjukkan kaitan antara kebaikan dan kesehatan mental sepanjang hidup. Lalum mengapa berbuat baik bisa membuat kita bahagia? Jawabannya adalah beberapa mekanisme yang terlibat dan bagaimana itu membuat perasaan kita lebih baik:
-
Kebaikan itu kembali
-
Senyum bisa menular
-
Identitas yang baik
-
Menciptakan koneksi
-
Melakukan hal yang benar