Ajak Sadar Lingkungan, Peringatan Hari Kemerdekaan Digelar di Sungai

oleh -160 kali dilihat
Ajak Sadar Lingkungan, Peringatan Hari Kemerdekaan Digelar di Sungai
Peringatan Hari Kemerdekaan di sungai/Foto-merdeka.com

Klikhijau.com – Warga Desa Pabian, Kecamatan Sampangan, Kabupaten Madura menggelar peringatan hari kemerdekaan dengan melakukan upacara bendera di sungai. Upacara ini dilakukan sebagai penghormatan dan bentuk cinta terhadap lingkungan.

Sekitar 200 orang kompak mengadakan upacara memperingati hari ulang tahun Indonesia ke-74 di Sungai Marengan. Jika biasanya upacara dilaksanakan di lapangan tanpa khawatir basah, di sungai para panitia dan peserta upacara rela mencelupkan kaki smereka di air setinggi lutut orang dewasa.

Kontan, aksi ini mengundang perhatian dari pengendara motor yang melaju di Jalan Raya Kalianget – Sumenep. Mohammad Ilham selaku panita upacara menjelaskan bahwa ada dua tujuan dari prosesi dilaksanakannya upacara di sungai ini. Pertama untuk mengisi peringatan kemerdekaan sendiri. Kedua untuk mengajak sadar akan lingkungan.

Sungai bagi warga Madura sendiri memiliki arti yang penting. Terlebih untuk para petani. Sebab itu sungai sudah sepatutnya dijaga.

KLIK INI:  Pemkot Bekasi Terjunkan Seehamster, Perahu Penakluk Sampah Sungai

“Keberadaan sungai sangat penting bagi kami, karena mayoritas pekerjaan masyarakat di sini ialah bertani. Sehingga sungai ini juga berfungsi untuk mengairi lahan-lahan pertanian warga,” kata Ilham seperti dilansir dari Tribun Madura, Sabtu, 17 Agustus 2019.

Upacara ini dilakukan untuk yang ketiga kalinya. Tujuannya untuk mengenang jasa pahlawan. Juga meningkatkan kesadaran untuk membuat lingkungan yang bersih. Salah satunya dengan mengajak untuk tidak membuang sambah sembarangan.

Selain di Madura, beberapa daerah lain di Indonesia juga melakukan hal serupa. Seperti terjadi dalam upacara kemerdekaan yang digelar di Sungai Brangkal, Kota Mojokerto, Jawa Tmur. Upacara ini dihadiri oleh puluhan pesetrta yang berbaris mengenakan seragam sejak pukul 07.00 WIB.

“Kami menggelar upacara di sungai untuk memberi pendidikan ke masyarakat bahwa lingkungan atau wilayah air sungai perlu dirawat. Ini terapi halus agar masyarakat tidak membuang sampah di sungai,” kata Gunawan, Inspektur Upacara sekaligus tokoh masyarakat Kelurahan Prajurit Kulon kepada Detik.

KLIK INI:  Ini Langkah KLHK dalam Mendukung Tata Ruang Terintegrasi!

Dalam upacara tersebut, Sungai Brangkal terlihat tenang. Berbagai macam sampah yang ada di sungai telah dihalau agar bersih. Usai upacara juga berlangsung agenda penghijauan di bantaran Sungai Brangkal. Pupuhan bibit cabai dari Dinas Pertanian Kota Mojokerto ditanam.

Upacara di atas sungai juga terjadi di Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Sebanyak 90 komunitas mengikuti upacara bendera HUT RI di sungai terpanjang di Indonesia, Sungai Kapuas.

“Upacara ini kami gelar, karena Sungai Kapuas penuh dengan sejarah, dan mudah-mudahan terus menimbulkan semangat kecintaan masyarakat terhadap NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia),” kata Azrul, ketua Panitia Penyelenggara seperti dikutip ANTARA.

Bendera putih berukuran raksasa dibentangkan di Jembatan Kapuas I sebagai simbol perayaan. Upacara ini berjalan lancar, meskipun kabut asap cukup tebal mengikuti sepanjang pengibaran bendera. Asap berasal dari kebakaran hutan dan lahan.

KLIK INI:  Rencana Pengelolaan DAS Paguyaman Diinternalisasi ke Dokumen RTRW Gorontalo