Ahli: Konsumsi Makanan Tinggi Protein Bisa Berbahaya bagi Jantung
Klikhijau.com - Protein penting bagi tubuh karena berguna sebagai sumber energi, bekerja sebagai neurotransmiter dan pembawa oksigen dalam darah. Kadar protein bagi tubuh sebesar 45-55 gram sehari....
Klikhijau.com - Protein penting bagi tubuh karena berguna sebagai sumber energi, bekerja sebagai neurotransmiter dan pembawa oksigen dalam darah. Kadar protein bagi tubuh sebesar 45-55 gram sehari.
Jumlah tersebut dapat terpenuhi dengan mengonsumsi daging, ikan, telur, susu, biji dan kacang-kacangan, serta sumber protein lainnya.
Kebanyakan jenis diet tinggi protein cenderung membantu menurunkan berat badan dan pembentukan otot. Tapi para peneliti mulai membincang apakah manfaat lebih besar daripada risikonya.
Beberapa studi terbaru bahkan menunjukkan makanan tinggi protein memberikan dampak kesehatan jantung dan sistem kardiovaskular.
[irp]
Sebuah studi pada manusia dilakukan oleh EClinicalMedicine, Pennsylvania State University.
Peneliti menghubungkan makanan tinggi asam amino dengan meningkatnya risiko kardiometabolik, berupa penyakit jantung, stroke dan diabetes.
Menurut peneliti, protein dianggap mengandung sedikit senyawa asam amino yang beragam di setiap komponennya. Beberapa mengandung atom unsur sulfur (belerang), sehingga diberi nama asam amino sulfur.
Dua asam amino sulfur ini muncul pada makanan tinggi protein, seperti metionin (asam amino yang diperlukan) dan sistein (asam amino yang semi-dibutuhkan).
Para peneliti juga menganalisis informasi tentang kebiasaan diet para peserta, termasuk perhitungan asupan nutrisi.
Mereka dikecualikan dari penelitian perorangan yang melaporkan memiliki asupan asam amino sulfur yang terlalu rendah.
[irp]