8 Juni Hari Laut Sedunia, Sahabat Pesisir Sulbar Rilis Tukik ke Laut
Klikhijau.com – 8 Juni Hari Laut Sedunia (World Oceans Day) diperingati sebagai momen membangun kesadaran cinta laut. Pada laut biru, ada kehidupan yang harus dijaga. Laut menyuplai kehidupan pada man...
Klikhijau.com – 8 Juni Hari Laut Sedunia (World Oceans Day) diperingati sebagai momen membangun kesadaran cinta laut. Pada laut biru, ada kehidupan yang harus dijaga. Laut menyuplai kehidupan pada manusia.
Sayangnya, tindakan eksploitasi pada laut tidak saja merusak ekosistem laut dan biota di dalamnya, tetapi juga merusak keberanjutan sumber daya. Oleh sebab itu, Hari Laut Sedunia sejatinya mengingatkan semua pihak untuk menjaga laut.
Hari Laut Sedunia pada 2020 oleh PBB diperingati dengan tema Innovation for a Sustainable Ocean (Inovasi untuk Lautan Berkelanjutan).
Tema ini menarik karena berkaitan dengan pentingnya membangun inovasi. Salah satu bentuk inovasi saat ini adalah keterlibatan anak-anak muda milenial di pesisir yang secara sukarela mengkampanyekan pemberdayaan dan pelestarian ekosistem laut dan pesisir.
Komunitas Sahabat Pesisir di Campalagian Kabupaten Polewali, Sulawesi Barat (Sulbar) diantaranya. Komunitas ini konsisten menjaga pesisir dengan melibatkan masyarakat khususnya anak-anak muda.
[irp]
Ashari Sarmedi (inisiator komunitas) salah satu anak muda yang getol menjaga kekayaan laut khususnya terumbu karang, pelestarian penyu dan pentingnya menjaga eksistensi mangrove.
Pada Hari Laut Sedunia tahun ini, Sahabat Pesisir membuat acara khusus yakni pelepasliaran tukik penyu. Ini juga dijadikan momen untuk mengedukasi masyarakat perihal kehidupan Penyu Lekang.
“Jumlah Tukik yang dirilis sebanyak 68 dari 73 penyu yang saya temukan malam hari pertama di bulan ramadhan lalu,” kata Ashari.
Selain merilis tukik, ada pula diskusi ringan tentang konservasi Penyu di Desa Lapeo. Diskusi ini melibatkan sejumlah komunitas di Sulawesi Barat, Dosen dari Ubiversitas Sulawesi Barat, aparat kecamatan dan pencinta lingkungan.
[irp]
Setiap tahun, Sahabat Pesisir selalu merayakan hari laut dengan beragam kegiatan. Aksi-aksi seperti ini juga perlu terjaga agar semakin banyak pihak dan komunitas yang terlibat dalam pelestarian laut.
Betapapun juga, laut adalah sumber kehidupan. Pekerjaan rumah ke depan belumlah usai diantaranya pencemaran di laut terutama karena buangan sampah plastik hingga penangkapan ikan dengan bahan peledak yang merusak tatanan laut.
“Cintai laut kita! Bantu kami menjaganya!” kata Ashari Sarmedi berpesan pada Klikhijau, 8 Juni 2020.
[caption id="attachment_15351" align="alignnone" width="448"] Komunitas Sahabat Pesisir Sulbar melepas tukik di momen Hari Laur Sedunia 2020[/caption]