5 Fakta dan Data Perihal Badai Polusi Plastik Sekali Pakai yang Mencengankan!
Klikhijau.com - Badai polusi plastik seperti musim barat yang meluluhlantah pemukiman. Dalam dua puluh tahun terakhir penggunaan plastik global khususnya yang sekali pakai terus meningkat tajam. Bumi...
Klikhijau.com - Badai polusi plastik seperti musim barat yang meluluhlantah pemukiman. Dalam dua puluh tahun terakhir penggunaan plastik global khususnya yang sekali pakai terus meningkat tajam. Bumi layaknya telah dihujani plastik.
Pola konsumsi dan peningkatan produk-produk kebutuhan manusia memicu tingginya produksi plastik. Di sisi lain, ada semacam pergeseran paradigma di masyarakat mengenai pemanfaatan kemasan. Plastik akhirnya menjadi prioritas karena dinilai lebih praktis dan mungkin lebih ekonomis.
Selain itu, meningkatnya distribusi barang-barang kebutuhan dan ketergantungan material produk barang-barang kebutuhan manusia turut berkontribusi. Di sinilah simalakama itu muncul. Di satu sisi, gerakan pembatasan plastik digemakan oleh komunitas, masyarakat dan dikuatkan oleh ragam kebijakan pemerintah. Namun, di sisi lain, produksi plastik tampaknya justru semakin meningkat.
Teori ekonomi bekerja di baliknya. Produksi dipengaruhi oleh arus permintaan. Beberapa fakta dan data berikut mungkin menarik untuk ditelaah bersama.
Badai polusi plastik akhirnya bukan hanya soal timbulan sampah, ini perihal etika lingkungan, kesehatan manusia dan masa depan. Simak data dan fakta ini:
[irp]
- Dunia telah Memproduksi 8 Miliar Ton Plastik
- Tindakan Daur Ulang Plastik Hanya Sekira 9 Persen
- Data Sampah Plastik
- Sengkarut Perdagangan Plastik Global
- Menutup Kran Produksi