5 Aksi Unik sebagai Tanda Cinta pada Pohon, Poin Terakhir Tinggal Kenangan!
Klikhijau.com – Gerakan satu juta pohon sedunia yang diperingati setiap 10 Januari adalah momen terbaik untuk memperkuat kesadaran cinta pohon. Menanam dan merawat pohon adalah kewajiban bersama yang...
Klikhijau.com – Gerakan satu juta pohon sedunia yang diperingati setiap 10 Januari adalah momen terbaik untuk memperkuat kesadaran cinta pohon. Menanam dan merawat pohon adalah kewajiban bersama yang harus menjadi suatu budaya.
Kalau saja belum sempat menanam, setidaknya tidak menebang sembarangan atau merusak pohon yang ada. Pohon telah memberikan yang terbaik pada kehidupan dan memperbaiki kualitas lingkungan. Pohon telah mengajarkan banyak hal, tentang cinta dan ketulusan.
Karenanya, aksi-aksi menanam, melestarikan pohon dan hutan perlu diapresiasi dan terus ditumbuhkan. Hanya dengan cara menjaga dan terus menanam, kita akan punya harapan yang lebih baik.
Tunjukkan aksi cintamu pada pohon dengan menanam dan menjaganya. Berikut 5 aksi unik yang pernah dilakukan sejumlah orang sebagai tanda cinta pada pohon yang layak diapresiasi.
[irp]
Rumah pohon di Desa Gareccing Sinjai, Sulawesi Selatan - Foto/FB: Sambah Sambahri[/caption]
Membaca di atas pohon tentu punya sensasi tersendiri. Bagi Anda yang pernah tinggal di desa, tentu punya pengalaman memanjat atau bermain di atas pohon.
Hal ini yang menginspirasi sebuah komunitas literasi di Enrekang sehingga mendirikan rumah baca yang dinamai “pohon pustaka”. Bangunan perpustakaan komunitas ini memanfaatkan pohon sebagai penyanggah bangunannya.
Suasana di atas rumah panggung tersebut sangat alami karena dikelilingi oleh pepohonan. Hal yang sama dilakukan sebuah komunitas literasi di Desa Gareccing Sinjai, Sulawesi Selatan. Di area yang tak jauh dari pematang sawah, berdiri sebuah ruang baca di atas pohon. Tempatnya sangat unik dan diminati banyak orang, karena di atasnya disiapkan buku-buku untuk dibaca.
Memadukan antara aksi literasi dan lingkungan, kemudian menjadi satu diskursus menarik yang saat ini dinamai gerakan “eco-literasi”.
[irp]
-
Aksi peluk pohon
-
Aksi cabut paku di pohon
-
Ruang baca di atas pohon
-
Adopsi pohon
-
Mahar pohon