4 Perilaku Ramah Lingkungan yang Wajib Dilakoni di Singapura

oleh -21 kali dilihat
Singapura
Salah satu ikon Singapura-foto/Ist

Klikhijau.com – Singapura,  negara yang menawarkan beragam kemewahan, keindahan, dan keunikan. Negara yang “wajib” dikunjungi—minimal sekali seumur hidup.

Banyak hal baru bisa ditemukan jika berkunjung ke Singapura, termasuk di dalamnya beragam pelajarannya yang bisa dipetik.

Pelajaran sangat penting dibawa pulang sebagai oleh-oleh untuk diterapkan di sekitar kita. Singapura, selalu mengagumkan.

Negara yang bisa ditempuh dengan waktu dua jam lebih dari Makassar itu juga menawarkan perilaku yang berpihak pada lingkungan. Warga Singapura atau wisatawan  harus patuh pada aturan yang berlaku di negara itu.

KLIK INI:  6 Barang Sederhana yang Perlu Kamu Bawa Saat Wisata ke Singapura

Berikut ini 4 perilaku yang harus dilakoni jika berkunjung ke Singapura. Perilaku yang berpihak pada lingkungan:

  •  Aktivitas berjalan kaki

Berjalan kaki adalah rutinitas yang “wajib” dilakoni jika berkunjung ke Singapura. Di mana-mana kita akan menemukan orang yang berjalan kaki dengan tertib.

Jadi, siapa pun yang datang ke Singapura, satu hal yang mesti mereka lakukan adalah berjalan kaki  Aktivitas ini menjadi budaya tersendiri bagi warganya dan juga menjadi budaya baru bagi wisatawan.

Berjalan kaki, selain menyehatkan juga ramah lingkungan. Sepertinya hal ini disadari betul oleh negara Singapura, maka tidak mengherankan jika aktivitas berjalan kaki didukung dengan dengan fasilitas yang sangat baik.

Gedung-gedung yang saling menyulam satu sama lain, menjadikan aktivitas jalan kaki menyenangkan. Di tambah lagi kondisi lingkungan yang bersih, tidak ada selokan yang tampak, tidak ada parkir liar, dan tidak ada bau sampah di pinggir jalan yang baunya menggalaukan hidung.

KLIK INI:  8 Cara Sederhana Mendaur Ulang Pakaian Bekas Agar Layak Pakai

Selain itu, para pejalan kaki juga merasa aman, sebab tidak ada warga local ataupun pendatang yang rese, yang mengusik dengan siulan.

  • Bersepeda

Aktivitas bersepeda warga Singapura juga sangat tinggi. Sepeda adalah kendaraan terbanyak kedua yang digunakan setelah angkutan umum. Sepeda sangat mudah ditemukan di mana-mana, penggunakannya beragam usia.

Fasilitas bersepeda ini pun didukung dengan jalur yang baik. Naik sepeda, selain sehat dan murah tentu saja sangat ramah lingkungan. Perilaku ini harusnya jadi pelajaran bagi siapapun yang datang ke Singapura ,khususnya bagi warga Indonesia.

  • Menggunakan angkutan umum

Angkutan umum di Singapura memiliki fasilitas yang menakjubkan, khususnya MRT yang bisa menampung banyak orang dengan kecepatan yang sangat laju.

MRT ini berada di “perut bumi” yang menjadi andalan bagi pendatang dan juga warga Singapura untuk bepergian. Selain praktis juga lebih murah. Penggunaan kendaraan umum lainnya adallah bus. Jadi, jika ke Singapura jangan malu menggunakan kendaraan umum.

KLIK INI:  Di Singapura, Burung Gagak Hidup Merdeka tanpa Mitos
  •  Tidak membuang sampah sembarangan

Perilaku tidak membuang sampah sembarangan adalah cerminan orang-orang yang mengerti akan keindahan akan kebersihan kota.

Di Singapura siapapun tidak boleh membuang sampah sembarangan. Abdul Malik salah seorang tenaga kebersihan mengungkapkan, jika ada yang kedapatan membuang sampah, maka akan didenda sebanyak 300 dolar singapura. Karena itu pula warga Singapura akan membuang sampahnya pada tempatnya perilaku itu diikuti pula oleh para pengunjung atau para wisatawan yang datang.

Satu hal yang menarik adalah membuang sampah pada tempatnya adalah suatu aktivitas sopan santun jika tidak membuang sampah pada tempatnya, itu artinya Anda bukanlah orang yang sopan.

Karenanya jangan heran, jika setiap selesai makan para konsumen sendiri yang akan membuang sampahnya. Itu sesuatu yang menarik, sesuatu yang tidak ditemukan di negara kita, Indonesia.

Nah, sahabat hijau itulah empat perilaku ramah lingkungan yang layak ditiru dari Singapura semoga memberi manfaat

KLIK INI:  Menyesap Quotes Menggugah dari Kopi yang Bisa Menularkan Spirit Hidup Lebih Bijak